Dinas Dikbud KSB Tunggu Regulasi Soal Guru Honorer

Taliwang (Suara NTB) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sumbawa Barat menyatakan masih menunggu regulasi terkait kelanjutan nasib guru honorer yang lulus passing grade seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Kemendikbud Ristek RI mewacanakan akan tetap merekrut guru honor yang memenuhi passing grade namun tidak masuk dalam formasi di daerahnya. Caranya, yakni dengan mengalihkan mereka ke daerah lain yang membutuhkan formasi serupa. “Hasil Raker kita terakhir dengan kementerian di Surabaya sekitar bulan Juli lalu keputusannya demikian. Tapi mau kami ditindaklanjuti aturannya kan belum ada,” ungkap Kabid Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud KSB, Hermanto, Selasa, 6 September 2022.

Pasca Raker di Surabaya, Hermanto menyebutkan, pihaknya sempat melakukan sejumlah persiapan. Salah satunya dengan mendata para guru honor yang lulus passing grade hasil tes PPPK tahap satu dan dua tahun 2022 ini. “Karena proses seleksinya langsung oleh kementerian, jadi tracking terhadap mereka yang lulus passing grade kami lakukan lewat aplikasi kementerian,” sebutnya seraya menambahkan, posisi seluruh guru honor saat ini masih tetap dikaryakan.

“Mereka tetap mengajar di sekolah mereka masing-masing sampai sekarang,” tukas Hermanto.

Mengenai teknis rencana guru honor lulus passing grade PPPK dialihkan ke daerah lain itu sebelumnya sempat dijelaskan kan oleh pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KSB. Kepala BKPSDM, H. Abdul Malik Nurdin menuturkan, mekanisme pengalihan itu harus disetujui oleh daerah asal dan daerah penerima. Selain kemudian kesediaan guru honor bersangkutan yang akan dipindahkan. “Sederhananya begini. Gurunya setuju misalnya mengisi formasi di daerah lain dan kita (KSB) sebagai daerah asal (guru) menyetujuinya itu belum cukup. Harus ada persetujuan juga dari daerah tujuan,” urainya.

Mekanisme yang memerlukan persetujuan daerah tujuan itu, tentu akan sulit dipenuhi. Sebab daerah penerima pastinya memprioritaskan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliknya untuk memenuhi kebutuhan guru mereka. (bug)





Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

0
Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan politik Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang keluar dari Partai Nasdem. PKS...

Latest Posts

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan...

Presiden Jokowi Sebut Mandalika Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Luar Jawa

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam...

Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, NTB Perkuat Bela Beli Produk Lokal

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan,...