Tiket WSBK Mulai Dijual, Tidak Ada Lagi Pembatasan Jumlah Penonton

Praya (Suara NTB) – Gelaran event World Superbike (WSBK) seri Indonesia yang bakal digelar di Pertamina Mandalika International Street Circuit tahun 2022 ini, dipastikan tanpa ada pembatasan jumlah penonton seperti pada event WSBK tahun sebelumnya. Pihak Mandalika Grand Prix Assocation (MGPA) selaku penyelenggara balapan, menyiapkan kuota penuh sesuai daya tampung sirkuit. Demikian ditegaskan Direktur Utama MGPA Priandhi Satria, kepada Suara NTB, Kamis, 1 September 2022.

“Tidak ada kuota (jumlah) penonton,” tegasnya. Bahwa pemerintah tidak lagi memberikan kuota jumlah penonton. Itu artinya, berapa pun penonton yang datang tidak ada pembatasan. Memang pada event WSBK maupun MotoGP yang baru lalu, jumlah penonton yang bisa hadir di sirkuit dibatasi. Hal itu karena pada saat penyelenggaraan balapan tersebut kasus Covid-19 masih tinggi.

Sehingga dilakukan pembatasan jumlah penonton oleh pemerintah. Guna mengantisipasi kemungkinan lonjakan kasus Covid-19. “Kuota (penonton) ada karena sedang ada pandemi Covid-19,” tandasnya.

Sesuai kapasitas sirkuit internasional Mandalika, MGPA telah menyiapkan sebanyak 45.678 tiket nonton per hari yang bisa dibeli oleh masyarakat umum pada gelaran WSBK tahun ini. Dibagi dalam lima kategori tiket. Mulai dari premiere class, 900 tiket, deluxe class, 2.000 tiket dan kategori Festival 7.000 tiket.

Kemudian untuk kategori reguler grandstand dan premium grandstand masing-masing 14.722 tiket dan 21.056 tiket. Dengan harga tiket mulai dari Rp74.750 hingga Rp747.500 untuk tiket harian. Sedangkan untuk tiket weekend pass dibandrol dengan harga mulai Rp186.875  sampai Rp971.750.

Adapun untuk ketegori Hospitalty Suite selama tiga hari balapan disiapkan dua kelas tiket. Yakni Deluxe Class dengan harga tiket Rp10 juta dan Premiere Class seharga Rp15 juta. ‘’Tiket sendiri sudah bisa dipesan mulai Rabu, 31 Agustus 2022,’’ terangnya.

Sementara itu, Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka menyampaikan pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan ajang WSBK tahun ini berjalan aman dan lancar. Sehingga bisa memberikan dampak yang positif bagi ekonomi di daerah ini. Tentunya dengan dukungan semua elemen di daerah ini.

“Dengan dukungan stakeholders terkait, kami optimis persiapan dan pelaksanaan event WSBK November mendatang akan bejalan lancar, aman dan memberikan hasil yang baik bagi ekonomi serta pariwisata di NTB,” tegas Troy.

Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata Injourney, Maya Watono, menamgahkan, gelaran event WSBK tahun ini akan mampu mendorong kebangkitan pariwisata Indonesia pasca pandemi Covid-19. “WSBK ini sebagai salah satu atraksi pariwisata yang juga bagian dari pengembangan demand creation Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Dan, kami akan terus mendukung dan berkolaborasi bersama anak perusahaan, stakeholders serta memperkuat kolaborasi antar lembaga untuk bersama-sama menyukseskan event ini. yang tentunya akan meningkatkan branding pariwisata Indonesia di mata dunia,” sebutnya. (kir)

perbakin



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

0
Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung arahan Presiden terkait peralihan LPG 3 kg ke kompor listrik yang...

Latest Posts

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha...

Karya Terbaik AHM Best Student 2022, Daur Ulang Limbah hingga Hasilkan Energi Terbarukan

Mataram (Suara NTB)-PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan penghargaan...

Dinilai Masih Undervalue, BRI Lakukan Buyback Saham

Jakarta (suarantb.com)— PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau...

Kendalikan Harga, Bulog Targetkan 32 Juta Kg Beras untuk Operasi Pasar

GUNA menjalankan fungsi menjaga stabilitas harga pangan khususnya beras,...

Gubernur NTB Tutup Festival Balap Sampan Tradisional

Festival Balap Sampan Tradisonal se-Pulau Lombok di Desa Pare...