SMPN 10 Mataram Perluas Gedung Musala Sekolah

0

Mataram (Suara NTB) –  SMPN 10 Mataram memperluas bangunan gedung musala sekolah. Peletakan batu pertama pembangunan pelebaran Musala Baitul Ilmi SMPN 10 Mataram dilakukan pada Jumat, 19 Agustus 2022. Perluasan gedung Musala sekolah diharapkan akan mampu memperkuat kegiatan keagamaan di sekolah.

Kepala SMPN 10 Mataram, Chamim Tohari pada akhir pekan kemarin mengatakan, pihaknya sedang merintis untuk mengembangkan musala yang sudah ada agar lebih luas dan bisa menampung jemaah lebih banyak lagi. “Sehingga kegiatan keagamaan dapat dilakukan di musala. Di samping itu juga digunakan untuk belajar agama Islam dan kegiatan ekstrakurikuler, seni baca Al-Qur’an, diniyah, dan hadrah,” jelasnya.

Chamim mengharapkan perluasan gedung musala ini diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Pihaknya mengharapkan pembangunan gedung musala bisa rampung pada akhir tahun ini. “Jumat yang lalu sebagai hari peletakan batu pertama, kita harapkan bulan Desember sudah bisa diselesaikan. Ada pun sumber dana berasal dari partisipasi bapak dan ibu guru, pegawai, serta partisipasi masyakat,” pungkas Chamim.

Di samping itu, SMPN 10 Mataram pada tahun ini terpilih sebagai sekolah pelaksana program sekolah penggerak. Keberhasilan ini untuk memotivasi warga sekolah terus berbenah. “Harapan kami dengan ditetapkan sebagai sekolah penggerak adalah memberi motivasi buat warga sekolah untuk tetap melakukan perubahan yang lebih cepat dalam mengejar  ketertinggalan kegiatan pembelajaran akibat adanya pandemi Covid 19,” ujar Chamim Tohari.

Chamim menyampaikan,  terima kasih telah dipercaya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk menyelenggarakan Program Sekolah Penggerak (PSP) setelah melalui rangkaian seleksi yang sangat ketat. Pihaknya juga sebagai penyelenggara Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) secara mandiri. Dengan terpilih sebagai pelaksana PSP, maka akan mendapatkan bimbingan khusus.

“Informasi sebelum seleksi, kepada sekolah Penyelenggara PSP bagi sekolah yang lulus Seleksi PSP akan diberikan bimbingan tenis dalam pelaksanaan kegiatan pengelolaan kurikulum di sekolah penggerak,” ujar Chamim. (ron)