Antrean Kartu Kuning Masih Terjadi di Disnakertrans KSB

Taliwang (Suara NTB) – Jumlah warga yang mengurus pembuatan kartu AK1 atau kartu tanda pencari kerja di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tak kunjung surut.

Antrean warga yang ingin mendapatkan salah satu kelengkapan syarat untuk berkas lamaran kerja itu sebenarnya sudah terjadi sejak Kamis lalu. Seiring dengan resmi dibukanya lowongan kerja proyek pembangunan smelter, warga langsung menyerbu kantor Disnakertrans KSB untuk mendapatkan kartu yang biasa disebut ‘kartu kuning’ itu.

Namun memasuki hari kelima, Senin, 15 Agustus 2022, antrean bukannya berkurang, tetapi semakin banyak. Makin banyaknya warga mengurus kartu kuning itu terlihat dari dipindahnya lokasi layanan oleh Disnakertrans KSB. Jika sebelumnya, warga dibiarkan antre di lobi kantor, namun sejak kemarin warga mengantre  di luar kantor. Loket pun dipisahkan tempatnya, antara tempat memasukkan berkas dan loket mengambil kartu kuning. “Lobi sudah tidak muat. Jadi pak kadis mengarahkan kami buat loket sehingga tempat antre pemohon lebih luas di pekarangan kantor,” sebut salah satu petugas loket.

Kepala Disnakertrans KSB, H. Muslimin mengaku, permohonan pembuatan kartu kuning setiap harinya terus meningkat. Dan pemicunya adalah pembukaan rekrutmen tenaga kerja pembangunan smelter. “Kan ada juga job fair hari ini. Nah itu juga yang buat permohonan bertambah,” timpalnya.

Warga seharusnya tidak perlu mengantre lebih lama untuk mengurus kartu kuning jika sebelumnya mendengarkan saran Disnakertrans KSB. Terutama jelang pembukaan rekrutmen pekerja pembangunan smleter, warga sudah dianjurkan untuk lebih awal melengkapi berkas lamaran yang dibutuhkan.

“Dalam sosialisasi, kita sampaikan tolong urus kelengkapan berkasnya. Seperti kartu kuning itu, jauh hari sebelum lowongan smeter kita sudah buka layanan. Tapi kan baru ramai datang ke kami pas hari Kamis sehingga terjadi antrean sampai hari ini,” cetus H. Muslimin.

Meski demikian lanjut dia, pihaknya tetap akan memberikan pelayanan kepada warga yang mengurus kartu kuning. “Sebagian besar personil kami, kami tugasi mengurus penerbitan kartu kuning. Sebagian lainnya urus job fair, jadi dinas kami sangat sibuk sekarang ini,” sambung mantan Kadis Pertanian KSB ini.

Sementara itu bedasarkan data yang dihimpun media ini, hingga tanggal 14 Agustus, Disnakertrans KSB telah menerbitkan sebanyak 3.432 kartu kuning. Dan diperkirakan akan terus bertambah mengingat jumlah perhomonan masih terus berdatangan. “Perkiraan kami kalau selama seminggu begini antreannya, bisa 6 sampai 7 ribu kartu yang kita terbirkan,” ungkap salah seorang staf pelayanan kartu kuning Disnakertrans KSB. (bug)

perbakin



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

0
Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung arahan Presiden terkait peralihan LPG 3 kg ke kompor listrik yang...

Latest Posts

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha...

Karya Terbaik AHM Best Student 2022, Daur Ulang Limbah hingga Hasilkan Energi Terbarukan

Mataram (Suara NTB)-PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan penghargaan...

Dinilai Masih Undervalue, BRI Lakukan Buyback Saham

Jakarta (suarantb.com)— PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau...

Kendalikan Harga, Bulog Targetkan 32 Juta Kg Beras untuk Operasi Pasar

GUNA menjalankan fungsi menjaga stabilitas harga pangan khususnya beras,...

Gubernur NTB Tutup Festival Balap Sampan Tradisional

Festival Balap Sampan Tradisonal se-Pulau Lombok di Desa Pare...