Wabup Lobar Serahkan Sertifikat Prima 3

Giri Menang (Suara NTB) – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Barat  (Lobar) menggelar sosialisasi keamanan pangan dan sertifikasi, registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT). Kegiatan yang diisi dengan senam bersama di wisata kuliner Kebon Ayu Gerung, Jumat, 12 Agustus 2022 tersebut juga dirangkai dengan penyerahan serifikat Prima 3 oleh Wakil Bupati, Hj Sumiatun kepada petani asal Kebon Ayu Gerung.

Sosialisasi ini dimaksudkan untuk mendukung para pelaku UMKM dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang gizi dan pembelian makanan yang aman dan segar. Di acara sosialisasi ini Wakil Bupati Lobar, Hj. Sumiatun menyerahkan Sertifikat Prima 3 kepada Rasudi, Petani Asal Kebon Ayu Gerung.

Sertifikasi Prima 3 ini maksudnya adalah produk yang dihasilkan aman dikonsumsi dengan pengujian residu pestisida dan residu logam berat. Dalam sambutannya, Wabup Lobar mengajak OPD untuk mendukung para pelaku UKM. “Tempat kuliner Kebon Ayu ini begitu indah. Saya berharap tempat-tempat seperti ini terus dikembangkan dan didukung pengembangannya,” tegas Wabup.

Sementara itu, Kadis Ketahanan Pangan, Damayanti Widyaningrum mengatakan maksud sosialisasi ini adalah memberikan jaminan mutu keamanan pangan. Memberi jaminan dan perlindungan masyarakat atau konsumen serta meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk. “Sayur dan buah yang biasa dikonsumsi langsung oleh masyarakat sehingga untuk menjamin mutu pangan segar asal tumbuhan yang beredar harus dilakukan pengawasan, mulai dari tahapan produksi, panen, pascapanen, proses distribusi sampe ke konsumen dan pengawasan mutu dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, sertifikat prima ini sendiri merupakan penjaminan dari pemerintah RI terhadap keamanan produk pertanian di Indonesia. Selain prima 3, ada juga prima 1 dan prima 2. Prima 1, arinya Produk PSAT yang dihasilkan aman konsumsi, bermutu baik dan cara produksi ramah terhadap lingkungan.

Prima 2, produk PSAT yang dihasilkan aman dikonsumsi dan bermutu. Saat ini tambah dia, terdapat 10 komoditi yang sudah mendapatkan sertifikat prima 3, yakni kangkung, cabe rawit, cabe kecil, manggis, rambutan, bawang merah, kecipir, golden melon, dan kacang panjang. Kedepan Pihaknya akan berupaya mensertifikasi beberapa komoditi, seperti semangka dan melon di Sekotong. (her)

perbakin



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

0
Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung arahan Presiden terkait peralihan LPG 3 kg ke kompor listrik yang...

Latest Posts

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha...

Karya Terbaik AHM Best Student 2022, Daur Ulang Limbah hingga Hasilkan Energi Terbarukan

Mataram (Suara NTB)-PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan penghargaan...

Dinilai Masih Undervalue, BRI Lakukan Buyback Saham

Jakarta (suarantb.com)— PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau...

Kendalikan Harga, Bulog Targetkan 32 Juta Kg Beras untuk Operasi Pasar

GUNA menjalankan fungsi menjaga stabilitas harga pangan khususnya beras,...

Gubernur NTB Tutup Festival Balap Sampan Tradisional

Festival Balap Sampan Tradisonal se-Pulau Lombok di Desa Pare...