Lolos Homologasi, Sirkuit Mandalika Tak Lagi Gelar Tes Pramusim MotoGP

Praya (Suara NTB) – Mandalika Grand Prix Assocation (MGPA) menegaskan Pertamina Mandalika International Street Circuit tidak lagi menggelar tes pramusim MotoGP mulai musim balap tahun 2023 mendatang. Selain karena memang MGPA tidak mengajukan diri, sirkuit internasional Mandalika juga sudah dinyatakan lolos homologasi. Sehingga tidak perlu lagi menggelar tes pramusim seperti pada musim balap tahun 2022 ini.

Penegasan tersebut disampaikan Direktur Utama MGPA Priandhi Satria, saat dikonfirmasi Suara NTB, terkait keputusan pihak Dorna Sport menggelar tes pramusim di Sepang Malaysia serta Portugal pada musim balap 2023 mendatang, Rabu, 10 Agustus 2022. Ia mengatakan, tidak menggelar tes pramusim baginya tidak masalah. Karena fokus utama MGPA ialah menggelar event utamanya, yakni MotoGP serta World Superbike (WSBK).

‘’Dorna memilih Sirkuit Sepang untuk tes pramusim bukan berarti Sirkuit Sepang lebih baik dari Sirkuit Mandalika. Itu karena memang kita tidak mengajukan diri. Dan, keputusan pemilihan lokasi tes pramusim sepenuhnya ada ditangan pihak Dorna,’’ ujarnya.

Pada musim balap tahun ini, Dorna memang memiliki sirkuit internasional Mandalika sebagai penyelenggara salah satu satu dari dua jadwal tes pramusim MotoGP. Dengan pertimbangan, sirkuit internasional Mandalika merupakan sirkuit yang baru. Sehingga pembalap perlu mengenal terlebih dahulu karakteristik sirkuit internasional. Sebelum berlaga di balapan sesungguhnya.

Hal itu dilakukan juga sebagai bagian dari persiapan homologasi sirkuit. Untuk mengetahui kekurangan apa saja yang diperlukan. Supaya sirkuit internasional Mandalika benar-benar siap menggelar balap MotoGP. Dan, pada akhirnya sirkuit internasional Mandalika berhasil lolos homologasi serta sukses menggelar balap MotoGP.

‘’Jadi kalau sudah lolos homologasi, untuk apa lagi kita mengajukan diri sebagai lokasi tes pramusim. Kecuali kalau ada perubahan dari sisi lintasan balapan sendiri, mungkin perlu dilakukan tes pramusim di sirkuit Mandalika. Tapi inikan tidak ada yang berubah. Panjang lintasan dan karakteristik lintasan tetap sama,’’ imbuh Andhi.

Lagi pula balapan MotoGP sendiri digelar di 20 sirkuit. Dan, lokasi tes pramusim digelar hanya di dua sirkuit saja. Sisanya, ada 18 sirkuit yang tidak menggelar tes pramusim dan bagi sirkuit tersebut tidak ada persoalan. Karena yang lebih utama ialah bisa tetap menggelar balapan utamanya yakni MotoGP. (kir)

perbakin



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

0
Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung arahan Presiden terkait peralihan LPG 3 kg ke kompor listrik yang...

Latest Posts

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha...

Karya Terbaik AHM Best Student 2022, Daur Ulang Limbah hingga Hasilkan Energi Terbarukan

Mataram (Suara NTB)-PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan penghargaan...

Dinilai Masih Undervalue, BRI Lakukan Buyback Saham

Jakarta (suarantb.com)— PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau...

Kendalikan Harga, Bulog Targetkan 32 Juta Kg Beras untuk Operasi Pasar

GUNA menjalankan fungsi menjaga stabilitas harga pangan khususnya beras,...

Gubernur NTB Tutup Festival Balap Sampan Tradisional

Festival Balap Sampan Tradisonal se-Pulau Lombok di Desa Pare...