Sumbawa Terjangkit PMK, KSB Perketat Seluruh Pintu Masuk

Taliwang (Suara NTB) – Ditemukannya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Sumbawa membuat pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) segera mengambil langkah kewaspadaan dini.

Untuk menghalau berbagai kemungkinan virus penyakit yang umumnya menyerang hewan ternak kuku belah seperti sapi dan kerbau itu masuk ke KSB. Sejak beberapa hari terakhir ini, Pemda KSB mulai melalukan pengetatan pintu masuk di kecamatan Poto Tano dan Sekongkang. “Kita barusan rapat lagi dipimpin langsung pak Sekda membahas soal virus (PMK) itu. Dan intinya untuk mempertahankan kita tetap dalam status hijau, penjagaan di dua pintu masuk itu wajib kita maksimumkan,” cetus kepala Dinas Pertanian (Distan) KSB, Suhadi, Selasa, 9 Agustus 2022.

Agar lebih maksimal, Suhadi menjelaskan, pemerintah akan menggandeng aparat TNI/Polri. Nantinya di Pos Kewaspadaan di kecamatan Poto Tano dan Sekongkang, personil penjaganya akan ditambah dari dua unsur aparat negara tersebut. “Kami akan segera koordinasi dengan TNI dan polisi untuk membantu di pos kewaspadaan,” paparnya.

Upaya lain yang akan segera dilakukan Pemda KSB adalah berkoordinasi dengan dinas teknis di tingkat provinsi.Suhadi menjelaskan, virus PMK ini sudah masuk dalam kategori bencana nasional sehingga penanganannya pun dikoordinasi oleh pemerintah pusat secara langsung. Sebab itu banyak dinas teknis di daerah yang dilibatkan.

Untuk Distan sendiri, pihaknya sebut Suhadi bertanggungjawab memastikan ketersediaan vaksin dan obat-obatan yang dibutuhkan hewan yang terjangkit nantinya. Ada pula Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang bertugas memastikan ketersediaan sarana pencegahan seperti disinfektan serta kelengkapan lainnya untuk kegiatan sterilisasi kandang ternak masyarakat.

“Pak Sekda tadi sudah menginstruksikan ke kami segera ke provinsi. Demikian juga BPBD agar berkoordinasi dengan BPBD provinsi supaya kita bisa segera dapat bantuan bahan dan peralatan sterilisasi kandang,” sambung mantan sekretaris Bappeda KSB ini.

Selanjutnya ia menyampaikan menindaklanjuti SE Bupati mengenai kewaspadaan virus PMK itu, pihaknya pun telah mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak membeli ternak dari luar daerah. Termasuk membatasi aktivitas masyarakat yang melibatkan kehadiran hewan yang berpotensi membawa virus PMK tersebut.

“Kita kan ada tradisi barapan kebo (kerbau). Sebentar lagi 17 Agustus biasanya ada kegiatan itu digelar masyarakat. Kami nyatakan boleh saja menggelarnya tapi terbatas hanya bisa mengundang dalam KSB saja. Begitu sebaliknya, kalau ada undangan dari luar kami minta jangan ikut dulu,” tandas Suhadi.

Sebagai bentuk keseriusan menghalau masuknya virus PMK itu, Suhadi berikutnya menambahkan, pihaknya akan menyiapkan anggaran di APBD Perubahan tahun ini. Dana itu nantinya akan digunakan untuk mendukung seluruh lini mulai dari pengawasan hingga penananganan jika ditemukan kasus pada akhirnya. “Kebetulan sekarang sedang siap-siap bahas APBDP jadi sekalian kita masukkan pendanaannya begitu pun di dinas teknis lainnya yang ikut serta berperan dalam aksi menghalau virus PMK itu,” timpalnya.

Terakhir Suhadi menyampaikan, populasi ternak kuku belah di KSB saat ini tercatat sekitar 84.445 ekor. Dan jumlah itu telah ditetapkan Distan KSB sebagai target vaksinasi PMK.”Kami akan usulkan segera untuk meminta dosis vaksin PMK ke pusat lewat provinsi,” imbuhnya. (bug)

perbakin



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

0
Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung arahan Presiden terkait peralihan LPG 3 kg ke kompor listrik yang...

Latest Posts

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha...

Karya Terbaik AHM Best Student 2022, Daur Ulang Limbah hingga Hasilkan Energi Terbarukan

Mataram (Suara NTB)-PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan penghargaan...

Dinilai Masih Undervalue, BRI Lakukan Buyback Saham

Jakarta (suarantb.com)— PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau...

Kendalikan Harga, Bulog Targetkan 32 Juta Kg Beras untuk Operasi Pasar

GUNA menjalankan fungsi menjaga stabilitas harga pangan khususnya beras,...

Gubernur NTB Tutup Festival Balap Sampan Tradisional

Festival Balap Sampan Tradisonal se-Pulau Lombok di Desa Pare...