TGB Resmi Dilantik sebagai Ketua Harian DPP Perindo

0
TGB menerima SK sebagai Ketua harian DPP Perindo dari Ketua Umum DPP Perindo, Hary Tanoesoedibjo. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniah Islamiah (NWDI), Dr. Tuan Guru Bajang (TGB) KH. M. Zainul Majdi, MA., resmi dilantik sebagai Ketua Harian DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) pada Sabtu, 6 Agustus 2022 di Jakarta.

Pelantikan didahului dengan pembacaan SK DPP Perindo oleh Sekjen DPP Perindo, Ahmad Rofik, Nomor : 1800-SK-DPP Perindo/VIII/2022 tentang pengangkatan TGB sebagai Ketua harian nasional DPP Perindo 2022-2027.

Ketua Umum DPP Perindo, Hary Tanoesoedibjo menyematkan jaket partai Perindo kepada TGB yang telah resmi diangkat sebagai Ketua Harian DPP partai Perindo. (Suara NTB/ist)

Setelah itu, Ketua Untuk DPP Perindo, Hary Tanoesoedibjo menyematkan jaket partai Perindo kepada TGB, yang diikuti dengan penyerahan SK DPP nasional Perindo kepada TGB sebagai Ketua harian DPP Perindo.

Usai penyematan jaket dan serah terima SK, TGB kemudian dipersilakan untuk menyampaikan pidato politiknya sebagai Ketua harian DPP Perindo di hadapan ribuan kader Perindo.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim pada hari dan di tempat yang baik ini, saya berdiri sebagai anggota kader Perindo yang memegang amanah dari bapak ketua umum DPP Perindo sebagai Ketua Harian DPP Perindo,” ucap TGB mengawali pidato pelantikannya yang disiarkan secara langsung lewat akun media sosial Facebook Partai Perindo.

“Atas nama pribadi dan keluarga, saya sampaikan terima kasih atas kepercayaan, atas amanah yang diberikan kepada saya, dan saya akan ikhtiarkan untuk berkhidmat dengan sebaik-baiknya di Partai Perindo,” sambungnya.

Lebih lanjut disampaikan oleh Gubernur Provinsi NTB periode 2008-2013 dan 2013-2018 itu bahwa ia resmi bergabung dengan Perindo tanggal 6 Agustus 2022, tepat satu tahun setelah Perindo meluncurkan perubahan simbolnya.

“Semoga ini menjadi simbol ke depan Perindo berhasil mencapai target 60 kursi DPR RI, dengan ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Dengan penuh kesyukuran, saya mulai ikhtiar dalam ruang politik partai yang merupakan pilihan saya. Ini adalah ruang muamalah yang sangat istimewa, tempat perjumpaan semua elemen anak bangsa,” katanya.

Pada kesempatan itu, cucu dari pahlawan Nasional, TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid itu kemudian mengungkapkan alasannya memilih bergabung dengan partai Perindo, dan keluar dari Partai Golkar.

“Perkenankan rasanya tidak salah kalau saya sampaikan alasan kenapa saya memilih untuk berkhidmat berpolitik kepartaian melalui Perindo. Saya yakin semua partai berhtiar maksimal untuk kemajuan Indonesia,” katanya.

“Namun di tengah kesamaan itu, saya melihat Perindo memiliki beberapa keunikan yang membuat saya tertarik untuk berkhidmat pada Parindo. Yakni nama dari partai kita, Partai Persatuan Indonesia, ini menunjukkan jati diri partai ini untuk menjaganya persatuan Indonesia. Karena tanpa persatuan, marwah kita sebagai satu bangsa akan hilang, keberagaman kita akan hilang. Persatuan Indonesia juga menjadi salah satu jiwa Pancasila,” ungkapnya. (ndi)