Muhamad Andrianudin, Siswa Asal Sekotong Wakili Indonesia di Simulasi Sidang PBB

0
Muhamad Andrianudin, Siswa asal Desa Buwun Mas kecamatan Sekotong mewakili Indonesia di ajang MUN Tahun 2022 atau Simulasi Sidang PBB bersama Kades Buwun Mas Rochidi. (Suara NTB/ist)

Muhamad Andrianudin, siswa MAN 2 Mataram asal Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong mewakili Indonesia di ajang Model United Nation (MUN) Tahun 2022 atau Simulasi Sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

MUN merupakan ajang yang memberikan kesempatan bagi para pemuda dari seluruh negara di dunia untuk merasakan secara langsung jalannya sidang PBB. Melalui MUN ini, para pemuda pilihan ini akan berkumpul, berdiskusi dan berdiplomasi untuk menyampaikan pendapat serta merumuskan jalan terbaik bagi permasalahan global. Simulasi sidang PBB  ini dapat digambarkan layaknya parlemen remaja DPR RI.

Andre, demikian namanya biasa dipanggil merupakan siswa kelas 12 Program Keagamaan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Mataram. Menjadi wakil Indonesia sebagai peserta Simulasi Sidang PBB bukanlah perkara gampang. Setiap peserta MUN diseleksi ketat, berupa seleksi administrasi, menulis esai, tes wawancara dan uji kelayakan. Semua tes tersebut dilakukan menggunakan Bahasa Inggris yang baik dan benar.

Di samping kemampuan berbahasa asing, MUN juga membutuhkan kecakapan bernegosiasi dan berdiplomasi layaknya para anggota PBB yang tengah bersidang. Persyaratan lainnya yaitu kecakapan public speaker, kecakapan leadership serta mampu berpikir kritis. Juga kemampuan membangun jaringan lintas negara dan menemukan solusi global dalam waktu singkat.

Kepala Desa Buwun Mas, Rochidi, S.I.P., sangat mendukung semua potensi para pemuda di Desa Buwun Mas. “Kebetulan Rabu 4/8) Andre datang ke rumah untuk minta bantuan untuk difasilitasi transportasinya. Dan saya sangat mendukung dan menyanggupinya, karena pada Bulan Agustus ini Andre ke Malaysia terlebih dahulu, dan pada bulan september 2022 nanti dia akan berangkat ke Dubai,”ujar Rochidi.

Menurutnya, Pemdes Buwun Mas sangat mendukung setiap potensi dan bakat yang ada desa dari semua sektor, termasuk juga beberapa atlet asal Desa Buwun Mas yang sudah mulai muncul di berbagai ajang kompetisi baik di daerah maupun luar daerah.  (her)