Unisma Malang Kembali Dipercaya Kemendikbudristek RI Dapatkan Program PMMDN 2022

0
Rektor dan Wakil Rektor Unisma bersama Peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka Dalam Negeri (PMMDN) Kemdikbudristek tahun 2021. (suarantb.com/ist)

Malang (suarantb.com) Universitas Islam Malang (Unisma) kembali mendapat kepercayaan besar dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI.
Hal ini dibuktikan dengan beberapa bantuan yang di berikan oleh kampus berbasis NU tersebut oleh Kemendikbudristek melalui berbagai program Merdeka belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang salah satunya adalah Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Dalam Negeri (PMMDN) Tahun 2022.

Dijelaskan Ronny Malavia Mardani, S.E., M.M. sebagai penanggung jawab PMMDN-Inbound 2022) dan juga Indhra Musthofa, M.Pd.I sebagai penanggung jawab PMMDN-Outbound 2022, Diketahui PMMDN ini merupakan salah satu program di Tahun kedua dari berbagai program hibah MBKM yang diberikan untuk Unisma Malang.

“Alhamdulillah di tahun kedua program ini kami kembali mendapatkan kepercayaan dengan ditempati 76 mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi dari luar pulau jawa, sedangkan untuk mahasiswa UNISMA yang dikirim ke PTN dan PTS di luar jawa berjumlah 60 orang.” Tegas Indhra Musthofa PIC PMMDN-Outbound Unisma 2022.
Dijelaskan kembali oleh Indhra bahwasanya PMMDN sendiri sejati nya adalah program pertukaran mahasiswa antar pulau selama satu semester yang memberikan pengalaman kebhinekaan nusantara dan sistem alih kredit antar perguruan tinggi setara 20 SKS.

Sementara untuk program ini rencananya akan dimulai di bulan September 2022-Ahir Januari 2023 kedepan, adapun Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Tahun 2022 ini sepenuhnya di Danai oleh Kemendikbudristek.

Kemudian untuk mata kuliah yang terdaftar pada Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Tahun 2022 ini difokuskan lebih ke arah penekanan program wajib modul Nusantara, yang meliputi 4 kegiatan utama yaitu kebhinekaan, inspirasi, refleksi dan kontribusi sosial.

Dimana setiap mahasiswa ini akan mempelajari perihal kebudayaan, keragaman dan kebinekaan di kampus yang akan di tuju.
Sementara Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi menjelaskan bahwa ini adalah tahun kedua bagi kita perihal PMMDN,”Alhamdulillah di tahun pertama sebagai diketahui banyak mahasiswa asal luar Jawa yang menempuh kuliah di unisma merasa terkesan dengan kita”.

Ketika kuliah PMMDN telah selesai pun banyak mahasiswa ini sampai dengan menangis dan berterima kasih kepada semua pihak unisma yang telah menyambutnya dengan sangat luar biasa.
“Untuk itu, ia berpesan kedepan kepada seluruh calon peserta PMMDN tahun 2022 untuk tidak minder. Karena kita selalu menerima Mereka seperti halnya mahasiswa Unisma lainya.” tegasnya.

Nantinya, mahasiswa pertukaran ini akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan Unisma. Tak hanya akademik, melainkan juga berbagai kegiatan non akademik termasuk dies natalies.
Peserta PMMDN ini juga dapat menikmati seluruh fasilitas dan sarana prasarana kampus Unisma, seperti perpustakaan dan laboratorium yang tengah bersiap menuju taraf internasional. (r/*)