Pengisian Dua Jabatan Lowong Tunggu Izin KASN

0
H. Ahmad Mujahiddin. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram telah mengajukan izin dan tengah menunggu rekomendasi untuk pelantikan  dua jabatan hasil seleksi terbuka dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Persetujuan paling lambat diterima akhir pekan ini.

Kepala Bidang Pengembangan Aparatur pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, H. Ahmad Mujahiddin menerangkan, surat permohonan izin pelantikan pejabat hasil seleksi terbuka telah dikirim ke KASN pada Senin, 1 Agustus 2022. Sesuai standar operasional prosedur (SOP) bahwa jawaban atas surat pengajuan pelantikan minimal tiga hari dan maksimal lima hari kerja sejak surat dikirim dan berkas dinyatakan lengkap. “Semua by sistem. Insya Allah, minggu ini sudah bisa kita terima jawaban dari KASN,” kata Muja.

Pengajuan surat pelantikan melalui aplikasi Sistem Informasi Jabatan Pimpinan Tinggi (SIJAPTI). Dokumen yang dilampirkan sebagai persyaratan permohonan izin di antaranya, surat dari kepala daerah, izin KASN tentang pembentukan tim pansel, dokumen perencanaan pansel, penetapan tim pansel, penetapan lembaga asesmen, proses pansel,surat pengajuan tiga besar yang diserahkan ke pejabat pembina kepegawaian, dan dokumen pendukung lainnya.

Muja menambahkan, permintaan pejabat pembina kepegawaian untuk mempercepat pengisian jabatan sedang diupayakan. KASN menurutnya, pasti segera merespon surat dari kabupaten/kota yang ingin segera melakukan pengisian jabatan. “Insya Allah, kita sedang mengupayakan,” tandasnya.

Sekretaris Daerah Kota Mataram, Dr. H. Effendi Eko Saswito menambahkan, pengisian dua jabatan masih menunggu rekomendasi dari KASN. Sejauh ini, pihaknya belum menerima surat tersebut. “Belum kita terima. Kalau ndak salah, surat sudah kita ajukan hari Senin itu,” tambah Sekda.

Sementara itu, Walikota Mataram H. Mohan Roliskana menginginkan pengisian dua jabatan yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Penduduk dan Keluarga Berencana dan Kepala Dinas Pendidikan bisa segera terisi. Pasalnya, banyak program yang harus diselesaikan, terutama di Dinas Pendidikan Kota Mataram. “Saya harapkan paling lambat pekan depan itu sudah bisa terisi,” harap Mohan.

Pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) akan mengacu pada hasil pansel. Mohan menegaskan, stigma publik terhadap posisi tertentu akan diisi oleh orang tertentu dipastikan tidak berlaku di era kepemimpinannya. Hasil pansel akan menjadi pedoman utama dalam penempatan pejabat.

Walikota mengaku, tiga besar nama pejabat telah diterima pekan kemarin. Artinya, enam nama diserahkan oleh tim pansel dan dijadikan acuan untuk mengambil keputusan. (cem)