Meriahkan HUT Kota Mataram, Pemkot akan Libatkan Masyarakat

0
I Made Putu Sudarsana. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Mataram ke 29 akan sedikit berbeda dari dua tahun sebelumnya. Pemkot Mataram akan memeriahkan dengan melibatkan masyarakat. Berbagai perlombaan digelar mulai tingkat kelurahan sampai kota. Kendati demikian, masyarakat tetap diingatkan menjaga protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Sekretaris Panitia HUT Kota Mataram ke 29, Drs. I Made Putu Sudarsana menyampaikan, beberapa agenda telah dipersiapkan untuk memeriahkan HUT Republik Indonesia ke 77 dan HUT Kota Mataram ke 29. Di antaranya, upacara bendara pada 31 Agustus, malam tasyakuran, serta kegiatan perlombaan dan pertandingan lainnya.

Perlombaan dan pertandingan nantinya lebih banyak melibatkan masyarakat. Seperti fashion show tujuannya mengangkat produk lokal, lomba burung berkicau, kuliner, serta pertandingan lainnya yang digelar oleh organisasi perangkat daerah (OPD) teknis lainnya. “Ini adalah rangkaian untuk memeriahkan HUT Kota Mataram ke 29 dan HUT RI,” kata Putu dikonfirmasi, Kamis, 4 Agustus 2022.

Perayaan hari jadi Kota Mataram ini akan lebih meriah. Pasalnya, Pemkot Mataram lebih banyak melibatkan elemen masyarakat. Pelibatan masyarakat disesuaikan dengan tageline Mataram Harum (Harmono,Aman, Ramah, Unggul,dan Mandiri). Pertandingan-pertandingan juga diusahakan mengangkat perlombaan tradisional di masyarakat. “Seperti lari karung dan e-sport dan lain sebagainya,” terangnya.

Menurutnya, Pemkot ingin menyelenggarakan HUT yang ke -29, agar seluruh masyarakat bisa merasakan dampaknya. Kaitannya dengan kondisi pandemi Covid-19, Putu yang juga Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Mataram mengatakan, protokol kesehatan Covid-19 tetap menjadi perhatian. Walaupun kasus Covid-19 di Mataram melandai, tetapi masyarakat tidak boleh lengah atau lepas kendali. “Protokol kesehatan tetap harus dijalankan secara ketat. Kita tidak boleh lepas kendali,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga mengadakan lomba posyandu keluarga, lomba gapura masing-masing organisasi perangkat daerah. Lomba posyandu diharapkan sebagai awal bagi kelurahan mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba posyandu keluarga tidak provinsi. Berkaca dari lomba kelurahan sambung Putu, Kelurahan Dayan Peken menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi NTB pada lomba kelurahan. (cem)