Bupati Harapkan Lebih Banyak Mahasiswa KKN di Lotim

0
Bupati Lotim H. M. Sukiman Azmy menerima mahasiswa KKN dari Unram, Kamis, 4 Agustus 2022. (Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – Bupati Lombok Timur (Lotim), H. M. Sukiman Azmy berharap jumlah mahasiswa yang menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) lebih banyak. Diakuinya, kehadiran mahasiswa KKN di desa-desa yang ada di Lotim ini cukup dirasakan manfaatnya.

Hal ini disampaikan Bupati saat pelepasan mahasiswa KKN dari Universitas Mataram di Pendopo Bupati, Kamis, 4 Agustus 2022.

Jumlah mahasiswa yang menggelar KKN Tematik di 95 desa dari Unram tahun 2022 ini hanya 9-11 orang. Jumlah ini dinilai bupati masih kurang. Harusnya, dikatakan minimal 25 atau 30 mahasiswa.

 Bupati pun mengapresiasi kemandirian KKN Unram. Tahun ini dinilai lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Pelaksanaan KKN Tematik Unram tahun ini tidak ada proposal ke pemerintah daerah. Hal ini diartikan, mahasiswa Unram cukup mandiri. Tanpa bantuan dari pemerintah dan para pejabat mahasiswa sudah bisa melaksanakan kegiatannya sampai 45 hari.

Menurut bupati, apa yang dilakukan mahasiswa di desa desa ini turut bantu pemerintah meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lotim. Bupati Sukiman menilai andil para mahasiswa ini sebagai motivator sekaligus menggerakkan kehidupan masyarakat di desa.

Selain mengapresiasi mahasiswa yang sudah melaksanakan KKN selama 45 hari itu, Bupati pada saat melepas KKN Unram berharap pengalaman para mahasiswa tersebut dapat memberikan pengalaman berharga. Bupati juga menyampaikan apresiasi dari masyarakat terhadap kehadiran para mahasiswa ini. Semua kepala desa, merasakan manfaat keberadaan para mahasiswa yang sedang melakukan kerja nyata.

Ketua Pusat Layanan KKN LPPM Unram Islamul Hadi sebagai pendamping Mmahasiswa KKN menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Lotim yang telah menerima mahasiswa Unram melaksanakan KKN di daerah ini. Ia berharap kegiatan ini menjadi salah satu gerbang untuk tetap menjalin kerjasama. (rus)