Belum Tentukan Nomor Urut, PKS NTB Masih Saring Bacaleg

0
Yek Agil (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – DPW PKS NTB telah melakukan penjaringan bakal calon anggota legislatif yang akan diturunkan bertarung di Pemilu 2024 mendatang. Sampai saat ini, nama-nama Bacaleg masih dalam tahap penggodokan untuk difinalisasi.

Demikian diungkapkan Ketua DPW PKS NTB, H. Yek Agil saat dikonfirmasi Suara NTB pada Rabu, 3 Agustus 2022. Diungkapkannya bahwa pihaknya telah mulai melakukan penjaringan Bacaleg dari sejak awal tahun 2022. “Daftar Bacaleg PKS sekarang ini sudah mencapai 120 persen dari seluruh kuota kursi di masing-masing Dapil. Jadi sudah terpenuhi. Nah ini yang kita coba saring sekarang, kita press jadi 100 persen,” ungkapnya.

Ketika ditanya lebih lanjut tekait dengan pemberian nomor urut caleg. Yek Agil menegaskan bahwa sampai saat ini pihaknya belum sampai pada pembahasan soal nomor urut Bacaleg. “Sampai sekarang ini belum kita bicara soal nomor, hanya daftar BCAD (Bakal Calon Anggota DPRD) tanpa nomor,” tegasnya.

Disinggung terkait nama mantan asisten 1 Pemprov NTB, Baiq Eva Parangan yang sudah dipinang untuk maju sebagai caleg PKS untuk DPRD Provinsi NTB dari dapil II (Lobar-KLU), namun Eva meminta agar diberikan nomor urut 1. “Soal itu tentu kita akan bicara nanti terkait proporsi perempuan, yang jelas sekarang belum sampai bahas nomor urut,” tegas Yek Agil yang diajukan PKS sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB.

Pada kesempatan itu, Yek Agil juga menegaskan bahwa PKS untuk Pemilu 2024 telah menjadi partai terbuka. Meskipun selama ini diasosiasikan sebagai partai Islam, tapi PKS tidak akan menutup diri untuk menerima figur dari latar agama lain untuk menjadi caleg di PKS. “PKS ini partai terbuka dan tidak boleh menutup diri, dulu terkesan eksklusif. Sekarang kita terbuka, harus bergandengan tangan dengan suku dan agama lain. Jadi siapapun boleh jadi caleg di PKS,” tutupnya. (ndi)