Ruas Jalan Pinggir Kota Gerung Rusak Parah

0
Pengendara melintas di ruas jalan yang rusak, Selasa, 2 Agustus 2022. Ruas  jalan ini penghubung antar desa Banyu Urip dengan Tempos, Gerung.(Suara NTB/her)
ads top adsamman

Giri Menang (Suara NTB) – Ruas jalan yang menghubungkan antara desa Banyu Urip dengan Desa Tempos kecamatan Gerung, Lombok Barat (Lobar), rusak parah. Kondisi ini dikeluhkan warga, lantaran sangat menganggu aktivitas sehari-hari masyakarat setempat.

Pemerintah desa dan warga berharap agar Pemkab merealisasikan penanganan ruas  jalan kabupaten sepanjang sekitar 900 meter yang vital bagi warga masyarakat tersebut.

Pantauan media, Selasa, 2 Agustus 2022 menunjukkan, ruas jalan aspal itu seolah tak berbentuk, karena kondisi badan jalan berlubang di mana-mana. Bahkan, lubang jalan menganga dengan diameter cukup lebar sehingga berbentuk kubangan.

Kepala Desa Banyu Urip, H. Selamat Riyadi mengatakan kondisi jalan antar desa itu memang sangat parah. “Kondisinya rusak parah, berlubang di mana-mana,” kata dia.

Ia sudah mengusulkan penanganan itu ke Pemkab Lobar. Dan hasil komunikasinya  Pemkab berkomitmen menangani jalan itu tahun depan. “Kami berharap direalisasikan tahun depan,” jelas dia. Karena bagaimanapun kata dia, ruas jalan itu akses vital bagi masyarakat setempat untuk melakukan aktivitas ekonomi, ke pasar, pertanian dan pedangan.

“Akses ke sekolah juga, karena ada Ponpes di jalan itu,” jelasnya. Diakui, jalan itu sudah rusak sejak beberapa tahun terakhir. Belum pernah diperbaiki. Ruas jalan itu paling dekat ke Tempos dan kantor pusat pemerintahan Lobar, sehingga warga lalu lalang melalui jalan itu.

Jalan itu juga penopang akses wisata yang ada di kawasan itu. Karena bisa menjadi alternatif menuju kawasan wisata jembatan pelangi dan wisata kuliner Tempos. Bisa juga dilalui untuk menuju kawasan wisata Giri Sasak, di mana di kawasan itu sudah banyak vila yang dibangun. Pemkab sebelumnya mengatakan berupaya menangani jalan itu. Namun karena kondisi anggaran sehingga menjadi kendala. “Kita terus berupaya,” kata kadis PUPR Lobar, Made Arthadana. (her)