Polisi Dalami Kasus Kematian Guru TK

0
Mustofa. (SuaraNTB/ils)
ads top adsamman

Mataram (Suara NTB) – Polresta Mataram masih melakukan pendalaman terhadap Haerani alias Rani (22) yang ditemukan meninggal di BTN Citra Persada Medas Blok S Nomor 5, Gunungsari. Bahkan proses autopsi terhadap tubuh korban juga sudah dilakukan untuk memastikan penyebab kematiannya.

“Kita masih menunggu hasil autopsi terhadap korban, meski sempat ditemukan luka lebam tetapi tetap menunggu hasil autopsi untuk memastikan,” ungkap Kapolresta Mataram Kombes Pol, Mustofa SIK,.MH, didampingi Kasat Reskrim Kompol Kadek Adi Budi Astawa ST,. SIK, Sabtu, 30 Juli 2022. Luka yang ditemukan tersebut juga belum bisa dipastikan apakah terkait kekerasan maupun faktor lain.

Terkait dengan spekulasi terkait luka lebam tersebut, dirinya mengatakan bahwa setiap orang meninggal lebih dari 24 jam memang ada luka lebam. Sementara yang bisa menentukan luka lebam tersebut karena benturan benda tumpul atau tidak adalah dokter. Jadi hasilnya tetap menunggu hasil autopsi dari dokter rumah sakit Bhayangkara yang diminta bantuan melakukan identifikasi.

“Memang ditemukan luka lebam, di dada dan pipi, karena tadi malam posisinya jenazah di pojok kamar mandi dan posisi menunduk dan hasilnya masih menunggu otopsi,” sebutnya. Sementara untuk barang bukti masih ditelusuri termasuk barang yang hilang di TKP. Apalagi untuk kendaraan bermotor yang bersangkutan masih ada, berikut barang-barang seperti ATM masih ada.

Tetapi yang jelas di rumah masih ada barang-barang sifatnya milik korban. Pemeriksaan CCTV dan keterangan saksi-saksi juga masih dilakukan penyelidikan. “Kami masih melakukan pendalaman terkait kasus ini termasuk pemeriksaan saksi juga mulai dilakukan,” tukasnya. (ils)