Petugas Keswan Diberikan Insentif Suntik Ternak

0
Tim Keswan pada Distan Lobar turun melakukan vaksinasi PMK pada ternak. Petugas diberikan insentif oleh pemerintah Rp25 ribu per ekor. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Petugas Kesehatan Hewan (Keswan) di Lombok Barat (Lobar) yang berjibaku melakukan penyuntikan vaksin terhadap ternak diberikan insentif. Insentif yang akan mereka terima nilainya Rp25 ribu satu ekor ternak. Jumlah tim Keswan Lobar yang akan diberikan sebanyak 85 orang. Anggaran untuk insentif ini telah disiapkan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB.

Kepala Dinas Pertanian Lobar H. Lalu Winengan mengatakan, tim Keswan yang melakukan vaksinasi sudah disiapkan anggaran oleh provinsi untuk insentif. Dikatakan, kalau dihitung per bulan satu orang petugas diperkirakan akan mendapatkan Rp2,9 juta, setara honor tim fasilitator rumah. Anggaran untuk insentif ini baru akan diberikan ke petugas, kalau sudah ada laporan jumlah ternak yang divaksin dari kabupaten.

Saat ini, vaksinasi PMK tahap III mencapai 10 ribu dosis. Ia menargetkan 10 ribu dosis itu bisa dihabiskan dua pekan. “Insya Allah selesai, malah kami target 10 hari selesai,” ujarnya akhir pekan kemarin.

Saat ini tim bekerja melakukan vaksinasi. Pihaknya membagi tim, wilayah Utara, Selatan dan Tengah. Masing-masing wilayah pun telah ditarget jumlah ternak yang divaksin. Untuk selatan, ditarget 1.200 ekor selama dua hari. Utara, ditarget 800 ekor dan Tengah 500 ekor. “Itu harus selesai,” tegas dia.

Untuk kebutuhan vaksinasi selama empat hari, pihaknya sudah menerima 3.500 dosis. Sedangkan sisanya 6.500 masih disimpan di provinsi. Pihaknya mengambil vaksin pada hari Sabtu atau Minggu, karena hari Jumat pihaknya meliburkan tim untuk turun.

Ia menambahkan, target sasaran vaksin ternak ini sendiri semua  populasi ternak yang jumlahnya 126 ribu ekor. Sejauh ini progres vaksinasi Lobar paling cepat. “Kita sudah mencapai 11.200 dosis,” ujarnya. Bahkan daerah Lobar lebih dulu melakukan vaksinasi dibandingkan daerah lain. (her)