Pendataan Pegawai Honorer Tak Terkait dengan Pengangkatan PPPK

Mataram (Suara NTB) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram sedang melakukan pendataan terhadap pegawai honorer di lingkup Pemkot Mataram. Pendataan ini sebagai bahan laporan ke pemerintah pusat dan tidak ada kaitannya dengan pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Taufik Priyono menerangkan, pihaknya turun melakukan pendataan terhadap pegawai honorer menindaklanjuti surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) tentang keberadaan tenaga non ASN. Pendataan ini dinilai sebagai upaya pemetaan jumlah pegawai non aparatur sipil negara (ASN) di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Pemetaan difokuskan pada kualifikasi pendidikan, jabatan,dan jenis pekerjaan. “Kita turun pendataan untuk menindaklanjuti surat dari KemenPANRB,” kata Yoyok sapaan akrabnya dikonfirmasi akhir pekan kemarin.

Hasil pemetaan sementara diketahui, pembiayaan tenaga non ASN yang berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram berasal dari badan layanan umum daerah (BLUD). Demikian juga, di sekolah sumber pembiayaan berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) melalui bantuan operasional sekolah. Artinya, anggaran yang dikeluarkan untuk membayar gaji honorer tidak seluruhnya berasal dari anggaran daerah. “Tujuannya dilaporkan ke Pak Wali dan pemerintah pusat. Jadi, pengangkatan pegawai non ASN banyak sumber anggaran digunakan bukan hanya APBD saja,”  terangnya.

Yoyok mengakui, pendataan pegawai non ASN sempat terjadi simpang siur di tengah pegawai honorer. Namun demikian, ia menegaskan pendataan tersebut tidak ada kaitannya dengan pengangkatan sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Pengangkatan P3K oleh pemerintah pusat terbatas sesuai jenis jabatan yang ditetapkan. Di antaranya, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, tenaga teknis yang mengarah pada jabatan fungsional seperti penata komputer dan verifikator keuangan. “Jadi semua jabatan diangkat dalam P3K itu sudah jelas formasinya,” jelasnya.

Jumlah pegawai non honorer di Kota Mataram secara pasti belum terdeteksi. Tetapi berdasarkan data awal mencakup pegawai non ASN di rumah sakit dan sekolah mencapai 4 ribu orang. (cem)

amman




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

0
Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19 Agustus 2022, wisatawan kelahiran Israel berkebangsaan Portugal meninggal terjatuh di ketinggian 150 meter dari Puncak...

Latest Posts

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19...

JNE Raih 2 Penghargaan Bergengsi Kriteria Pelayanan Pelanggan

Jakarta (Suara NTB) -Kinerja maksimal dalam seluruh aspek yang...

Yuk Belajar Cara Pengiriman Uang ke Luar Negeri yang Mudah & Murah

Pengiriman uang ke luar negeri di zaman serba digital...

Kado Kemerdekaan ke 77 RI, Sistem Transmisi Bima-Sape Operasi Penuh

Mataram (suarantb.com)- Tanggal 17 Agustus 2022, bertepatan dengan perayaan...

Dispora NTB Usulkan Porprov NTB Ditunda

Mataram (Suara NTB) - Rencana KONI NTB menggelar Pekan...