“Klinik Rumah Energy” Inovasi Mahasiswa UNISMA, Sulap Limbah menjadi Energy

Malang (suarantb.com)Mahasiswa Unisma yang beranggotakan Nailil Wafiq Azizah, Nela Vede Rhofa Putri Shoimatul Umi Badria dari Fakultas MIPA dan Ryan Adi Saputro dari Fakultas Pertanian, dibawah bimbingan Dr. Sama’ Iradat Tito, M.Si berhasil mengembangkan inovasi yakni mengolah limbah menjadi energi. Inovasi yang diberi nama “Klinik Rumah Energy” ini berupa pengolahan limbah cair yang dapat menghasilkan energi terbarukan.

Limbah cair yang dibuang ke sungai diketahui dapat mengganggu ekosistem sungai dan juga dapat mencemari lingkungan sekitar bantaran sungai. Meningkatnya tingkat pencemaran tentu menjadi suatu masalah yang serius. Hal tersebut menjadi dasar inovasi mahasiswa UNISMA untuk mengurangi pencemaran lingkungan dengan mengolah limbah menjadi energi.

Inovasi alat terdiri dari beberapa komponen yaitu wadah yang didesain khusus agar dapat menerapkan konsep sel volta sederhana. Kotak ini terbuat dari kaca akrilik, dan memiliki sekat pada tutupnya, pada bagian wadah terdapat sekat dari bahan karet silikon untuk mencegah kebocoran masing-masing sel volta. Setiap kotak adalah 1 sel volta, jika tercampur maka akan menjadi satu dan voltasenya menjadi berkurang.

Granit dan lempengan tembaga ditata sedemikian rupa secara seri dan dihubungkan dengan kabel kecil, yang kemudian langsung disalurkan pada kabel pada penyimpan daya. Hasil dari penyimpanan daya dapat digunakan untuk menghidupkan alat elektronik. Dalam penelitian miniprototipe yang dilakukan telah berhasil menghidupkan 6 lampu LED. Miniprototipe direncanakan akan dibuat dalam ukuran yang lebih besar sehingga menghasilkan daya listrik yang lebih besar.

Mengolah limbah yang dapat mencemari lingkungan menjadi energi listrik yang dapat bermanfaat tentu merupakan inovasi yang sangat menarik. Tidak heran jika inovasi tersebut berhasil masuk dalam 5 besar dalam lomba KREATIFITAS MESIN BRAWIJAYA 2018 dan menerima pendanaan dari program Rumah Kreativitas Mahasiswa (RKM) Universitas Islam Malang pada tahun 2022.

Program RKM itu sendiri merupakan wadah yang disediakan oleh UNISMA dengan mendanai inovasi mahasiswa agar dapat dikembangkan dan dikenal oleh masyarakat. Kedepannya inovasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mengelola limbah cair agar tidak mencemari lingkungan dengan menjadikan limbah cair sebagai energi terbarukan, selain itu harapannya adalah dapat mensejahterakan masyarakat yang membutuhkan listrik dengan bahan baku limbah terbuang. Alat ini telah berhasil diujicobakan di limbah cair pewarnaan raket dan telah bekerjasama dengan Industri pewarnaan raket di Kota Malang.

Bagi Anda yang terkena dampak pencemaran lingkungan karena limbah cair ataupun ingin mengetahui lebih lanjut mengenai Klinik Rumah Energy ini dapat menghubungi Nailil Wafiq Azizah melalui Whatsapp dengan nomor 08983475938. Atau cek instagram @kliner.22 yang merupakan akun instagram RKM Klinik Rumah Energi. (r/*)

amman




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

0
Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19 Agustus 2022, wisatawan kelahiran Israel berkebangsaan Portugal meninggal terjatuh di ketinggian 150 meter dari Puncak...

Latest Posts

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19...

JNE Raih 2 Penghargaan Bergengsi Kriteria Pelayanan Pelanggan

Jakarta (Suara NTB) -Kinerja maksimal dalam seluruh aspek yang...

Yuk Belajar Cara Pengiriman Uang ke Luar Negeri yang Mudah & Murah

Pengiriman uang ke luar negeri di zaman serba digital...

Kado Kemerdekaan ke 77 RI, Sistem Transmisi Bima-Sape Operasi Penuh

Mataram (suarantb.com)- Tanggal 17 Agustus 2022, bertepatan dengan perayaan...

Dispora NTB Usulkan Porprov NTB Ditunda

Mataram (Suara NTB) - Rencana KONI NTB menggelar Pekan...