Cegah Stunting, KKN Tematik Unram Bagi-bagi Vitamin

0
Pemberian vitamin kepada Bayi, salah satu kegiatan mahasiswa KKN Tematik Unram di Desa Dadap, Kabupaten Lombok Timur. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) –  Permasalahan stunting di Lombok Timur (Lotim) merupakan permasalahan serius yang sedang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Lotim. Menurut informasi dari Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian Lotim, kasus stunting masih berada pada angka 18,13 persen pada tahun 2021. Oleh karena itu, KKN Tematik Unram Tahun 2022 memberi vitamin penambah gizi yang cukup sekaligus mengadakan penyuluhan terkait pemberikan gizi yang baik.

Ketua KKN Tematik Unram di Desa Dadap, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, M. Liwalil Hamdi Amrullah mengatakan, salah satu desa yang banyak terdapat kasus stunting adalah Desa Dadap. Berdasarkan data Buku Posyandu, dari 299 anak yang ada  di Desa Dadap, terdapat 23,5% anak terancam stunting yang ditandai dengan ciri-ciri berat badan berada di Bawah Garis Merah (BGM). Di antaranya adalah 12 anak di Dusun Ujung, 14 anak di Dusun Tanjong, 17 anak di Dusun Dadap, 8 anak di Dusun Kokok Rajak, 9 anak di Dusun Batu Jongkong, dan 10 anak di Dusun Timburan.

“Sehingga anak-anak yang berada di BGM butuh perhatian besar guna mencegah stunting. Oleh karena itu KKN Tematik Unram Tahun 2022 melakukan revitalisasi posyandu dengan cara pemberian vitamin penambah gizi yang cukup sekaligus mengadakan penyuluhan terkait pemberikan gizi yang baik kepada ibu batita/balita sekaligus terkait pernikahan dini guna mencegah terjadinya stunting,” jelas Liwalil Hamdi Amrullah.

Sekretaris Desa Dadap, Saparudin mengatakan bahwa salah satu penyebab terjadinya stunting adalah karena kurangnya gizi pada makanan yang dikonsumsi oleh masyarakatnya. “Sebagian masyarakat di sini masih ada yang suka menukar makanan bergizi dengan makanan siap saji (makanan instan). Contoh kecilnya seperti ikan hasil laut atau hasil tangkapan nelayan dijual ke pasar dan membeli makanan instan seperti mie dan lainnya untuk dibawa pulang, atau untuk dikonsumsi keluarga terutama ibu hamil dan anak-anak. Itu yang menyebabkan masih terjadi kasus stunting di Desa Dadap ini,” katanya.

Implementasi pemberian vitamin penambah gizi ini, KKN Tematik Unram bekerjasama dengan Kader Posyandu yang ada di Desa Dadap guna mendata anak yang mengalami dan terancam stunting. Selain itu, KKN Tematik Unram juga bekerjasama dengan pihak Rumah Sakit Lotim Medical Center dan pihak Rumah Sakit Umum Daerah Dr. R. Soedjono, Selong guna pemberian vitamin yang tepat bagi anak dan ibu hamil untuk pencegahan kasus stunting yang ada di Desa Dadap Kecamatan Sambelia.

KKN Tematik Unram turun langsung dalam kegiatan posyandu guna pemberian vitamin penambah gizi ke setiap dusun yang ada di Desa Dadap. KKN Tematik Unram disambut baik oleh pihak Kader Posyandu dan juga masyarakat yang ada di Desa Dadap untuk ikut terjun dalam pelaksanaan Posyandu.

Kelompok KKN Tematik Universitas Mataram Desa Dadap 2022, yang diwakilkan oleh Ketua yaitu M. Liwalil Hamdi Amrullah mengucapkan terim akasih kepada pihak yang ikut serta dalam membantu menyukseskan program kerja KKN.

Diharapkan dengan adanya pemberian vitamin ini, masyarakat dapat memiliki kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan dengan pemberian gizi yang baik bagi anak serta dengan pemberian vitamin ini juga dapat mencegah terjadinya Stunting di Desa Dadap. (ron)