Resmikan Kelas Industri, SMKN 1 Gerung Kerja Sama dengan Hotel

0
Kepala SMKN 1 Gerung Hj. Erni Zuhara bersama pihak Hotel Lombok Astoria, Dispar Lobar dan Kepala SMK Core pariwisata meresmikan kelas industri sebagai implementasi dari program link and match SMK dengan Iduka. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – SMKN 1 Gerung Lombok Barat (Lobar) meresmikan kelas industri, kerjasama dengan pihak Hotel Lombok Astoria Mataram. Kelas Industri ini merupakan implementasi dari program link and match antara SMK dengan dunia Industri dan Dunia Kerja (Iduka), yang menjadi salah satu strategi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB untuk pengembangan SMK.

Kepala SMKN 1 Gerung Hj. Erni Zuhara menerangkan, Dinas Dikbud Provinsi NTB telah membuat 11 strategi pengembangan SMK. Salah satunya ada program link and match, di mana sekolah memiliki kerjsama yang intens dengan mitra dalam hal ini dengan Iduka.

“Kami pun berusaha menterjemahkan progam link and match itu dengan mewujudkan kelas industri, sebagai salah satu bagian dari 11 strategi pengembangan SMK tersebut,” jelas mantan Kepala SMAN 1 Gerung ini ditemui usai peresmian kelas Industri di sekolahnya, Kamis, 28 Juli 2022.

Dijelaskan, tahapan-tahapan kelas industri ini sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu. Dengan membuat program penyelarasan Kurikulum. Di mana kedua tim kurikulum SMK dengan pihak manajemen Hotel Lombok Astoria intens berkomunikasi untuk menyusun kurikulum yang sesuai dengan standar industri perhotelan.

Dalam hal pihaknya melibatkan dua kompetensi keahlian, yakni perhotelan dan tata boga. Di samping kelas industri, pihaknya juga membangunkan kerjasama untuk kelas wirausaha. Siswa khususnya jurusan tata boga nanti dibantu disiapkan untuk mampu berwirausaha.

Dalam program ini pihaknya dibantu oleh pihak hotel, tanpa biaya dari sekolah. “Ini bentuk wujud program bantuan pihak hotel, kami berharap agar Iduka yang lain juga tergerak melakukan hal yang sama,” harap dia.

Pihaknya berharap program ini terus berlanjut, karena ini akan diprogram lagi pada semester selanjutnya. Pihaknya juga berharap SMK yang lain bisa menetapkan program ini, karena itulah pihaknya  mengundang para kepala SMK core pariwisata lain di Lobar. Karena hal ini sangat penting, di samping sebagai implementasi strategi Dikbud.

Selain itu untuk menyiapkan lulusan siap kerja, hal ini untuk mengubah dan menjawab anggapan sebagian pihak bahwa lulusan SMK itu banyak menganggur. Karena itu pihaknya pun berupaya keras agar bagiamana lulusannya tidak menambah pengangguran. “Itu kita minimalisir dengan menyiapkan kompetensi anak Kita, aehingga mereka mampu berkompetisi di luar sana,” jelasnya.

Sementara itu, General Manager Lombok Astoria Saeno Kunto menambahkan, pihaknya terlibat dalam program ini, karena ingin bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Termasuk berbagi ilmu dengan siswa siswi SMKN 1 Gedung.

Ia menilai bahwa program ini sangat positif. Karena kata dia, sinergitas dan kolaborasi antara dunia pendidikan dengan industri dan terjadi link and match. Sehingga kurikulum yang diberikan di sekolah, sesuai dengan yang dibutuhkan dunia industri.  “Sehingga sekolah bisa menyiapkan anak-anak untuk siap berkompetisi, memiliki bergaining posisi yang bagus, sehingga bisa diserap di dunia industri,”jelas dia.

Program ini juga bagus dalam mendukung program pemerintah, mengurangi tingkat pengangguran. Karena mereka bisa mandiri dan bekerja.  (her)