Transaksi ITF 2022 Ditargetkan Rp10 Miliar

IWAPI Trade Fair (ITF) kembali akan diselenggarakan. Kegiatan pameran produk UMKM untuk tahun 2022 ini ditargetkan meraup transaksi hingga Rp10 miliar. Penyelenggaraan ITF tahun ini adalah ketiga kalinya, setelah tahun 2020, dan 2022 juga dilaksanakan.

Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi NTB, Hj. Baiq. Diyah Ratu Ganefi, SH, mengatakan, saat pandemi sedang tinggi-tingginya tahun lalu, transaksi UMKM mencapai Rp10 miliar. “Kita berharap ITF Tahun 2022 ini juga transaksinya tak jauh-jauh dari hasil transaksi tahun lalu. Bahkan kita harapkan bisa lebih,” katanya di Mataram, Kamis, 27 Juli 2022.

Ratu Ganefi menjelaskan, ITF Tahun 2022 ini akan dilaksanakan selama dua hari, 3-4 September di atrium Lombok Epicentrum Mall (LEM). Ada 70 stand pameran yang disediakan, 90 persen sudah dipesan oleh UMKM. Selain kegiatan pameran produk, ITF 2022 akan dirangkai dengan kegiatan fashion show, demo hantaran pengantin, talk show UMKM hingga kesehatan.

Salah satu talk show akan diisi langsung oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah. Topik yang diangkat adalah Pencelupan Benang Dengan Pewarna Alam. Mengapa topik ini jadi pilihan, Ratu Ganefi mengatakan, kain-kain dari Lombok dan Sumbawa saat ini cukup digemari di pasar domestik, bahkan mancanegara.

“Kita mau kain warna alam ini lebih diboomingkan,” ujarnya. Mantan Anggota DPD RI ini juga menyampaikan, tingginya animo peserta dalam kegiatan ITF 2022 ini dilihat dari jumlah stand yang sudah laku. Selain dipesan langsung oleh UMKM, sejumlah partai juga ikut booking stand.

“Partai-partai ini ingin mengikutkan UMKM binaannya pada pameran ITF 2022. Sudah ada Partai Demokrat, Nasdem, dan Gerindra. Sepertinya ada partai-partai lain juga yang akan menyusul ikut serta melibatkan UMKM binaannya,” katanya. Dalam ITF 2022 ini, diramaikan dengan pameran produk-produk craft (kerajinan), fashion, kuliner, hingga property.

“Aneka makanan, aneka produk kriya dan produk-produk perumahan akan dipamerkan. Ada bazaar juga. Produk yang dipamerkan dijual dengan harga terjangkau,” imbuhnya. Ratu Ganefi menyebut, dari kegiatan ini nanti, diharapkan ekonomi dapat bergerak. Masyarakat bisa mengetahui seluruh jenis produk lokal dari semua item.

“Sehingga kalau butuh apa – apa, misalnya pemerintah atau mau pesen pakaian, snack dan lain-lainnya, masyarakat sudah tahu siapa yang dihubungi. Produsennya dipertemukan dengan masyarakat melalui kegiatan ITF 2022,” demikian Ratu Ganefi. (bul)

amman




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Bang Zul Apresiasi Masjid Sederhana di Desa Wakan

0
Mataram (Suara NTB) – Menyapa langsung masyarakat Nusa Tenggara Barat mulai dari tokoh agama tokoh pemuda, bahkan masyarakat kecil sekalipun. Itulah cara Gubernur NTB,...

Latest Posts

Bang Zul Apresiasi Masjid Sederhana di Desa Wakan

Mataram (Suara NTB) – Menyapa langsung masyarakat Nusa Tenggara...

Lagu Sasak Masuk Kompilasi Video Musik Wonderland Indonesia 2

Mataram (Suara NTB) - Lagu Sasak “Lalo Ngaro” dari...

1.856 Rumah di Kota Bima Masih Kumuh

Kota Bima (Suara NTB) - Dinas Pekerjaan Umum dan...

Bupati Lobar Promosikan Wisata Olahraga Bersepeda di Senggigi

Giri Menang (Suara NTB) - Keindahan alam dan pantai...

Kasus Tanah Eks GTI, Menteri ATR/BPN akan Cek ke Gili Trawangan

Jakarta (Suara NTB) – Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan...