Target 8 Kursi Dewan, PDIP Mataram Siapkan Caleg dan Saksi Berkualitas

Mataram (Suara NTB) – DPC PDIP Kota Mataram saat ini terus melakukan persiapan dalam menghadapi perhelatan Pemilu 2024. Setelah merampungkan tahapan Sipol yang diinstruksikan DPP dan DPD PDIP NTB untuk pendaftaran dan verifikasi peserta pemilu. Kini, DPC PDIP Mataram fokus memperkuat diri untuk makin memahami hal teknis terkait Pemilu.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Mataram, Made Slamet, mengatakan, bahwa persiapan yang baik akan bisa dilakukan dalam hajat memenangkan Pemilu 2024. Terlebih, DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB menargetkan, DPC PDIP Kota Mataram mampu merebut delapan kursi di Pemilu 2024.

“Target itu artinya, meningkat tiga kursi dari Pemilu lalu. Memang ini berat, tapi jika bersama bergotong royong dengan terus berkoordinasi bersama-sama antar pengurus, maka kita akan bisa memenuhi target tersebut,” kata Made pada Rabu, 27 Juli 2022.

Menurut dia, tambahan tiga kursi tersebut yang ditargetkan DPD PDIP NTB di Pemilu 2024, adalah berasal dari dua kursi di Dapil Mataram dan satu kursi kosong di Sekarbela. Karena itu, penguatan saksi harus mulai dipersiapkan. Terlebih, saat ini dinamika politik pun mulai tinggi.

“Target kita semua TPS se-Kota Mataram itu kita ada punya saksi. Dan saksi itu harus bagus, dan berani. Maka sesuai pesan Pak H. Rachmat selaku Ketua DPD, inilah pekerjaan rumah yang harus mulai sedari awal kita harus persiapkan,” ujar Made Slamet.

Ia memastikan, para caleg yang akan diturunkan partai di Pemilu 2024, harus yang berkualitas dan se-idiologi. Tentunya, caleg PDIP itu harus memiliki elektabilitas tinggi di wilayahnya masing-masing. “Jangan sampai partai ini jadi tumpangan. Disitu, partai kita harus ajeg bersikap dalam menjaring caleg, tentunya semua ini harus dimulai dengan cara kerja ilmiah, terukur melalui survei yang dilakukan oleh tim Litbang partai,” tegas Made.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC PDIP NTB, I Gede Wiska, meminta agar kader PDIP melakukan pergerakan yang spartan, disiplin yang tinggi, soliditas yang kuat dengan kekompakan, dan militansi yang tak terhingga.

“Disitu, tentu kita perlu persiapan yang baik sejak awal dan melakukan perencanaan-perencanaan. Ini karena sesuai arahan DPP melalui Ibu Mega selaku Ketua Umum, partai kita akan daftar pemilu 1 Agustus. Itu artinya, kita jadi parpol pertama yang mendaftarkan diri,” kata Wiska.

Anggota DPRD Kota Mataram, itu menyinggung pentingnya kader PDIP memahami teknis kepemiluan. Wiska yang saat ini juga menjadi Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDIP Kota Mataram, mengapresiasi saat ini kesadaran pemilu dan sistem elektoralnya makin dipahami lebih baik di berbagai wilayah termasuk di Mataram.

“Keterampilan teknis kepemiluan perlu dikuasai dengan baik, seperti pengawalan suara. Kampanye hebat bisa sia-sia kalau tidak diikuti dengan kemampuan untuk memahami hal teknis itu. BSPN dibentuk dan dikuatkan agar bisa mengawal dan mengamankan suara yang memilih PDIP,” ungkap Wiska. Dia mengingatkan butuh kerja keras untuk memenangkan Pemilu 2024. (ndi)




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Latest Posts