Seleksi JPTP, Nilai Asesmen Jadi Penentu Kelayakan Calon Pimpinan

Mataram (Suara NTB) – Sejumlah sebelas pejabat mengikuti asesmen yang menjadi bagian penilaian seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkup Pemkot Mataram, Rabu, 27 Juli 2022. Tes ini menentukan kemampuan manajerial dan sosial kultural peserta sebagai syarat untuk menduduki jabatan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Kepala Bidang Pengembangan Aparatur pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, H. Ahmad Mujahiddin menerangkan, asesmen ini adalah salah satu penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultural seseorang. Dari tiga instrumen penilaian yakni, presentasi makalah, wawancara, rekam jejak akan digabung menjadi satu, karena bobot nilai asesmen mencapai 25 persen.

Menurut Muja, asesmen ini juga menentukan apakah seseorang layak atau tidak menduduki posisi pimpinan OPD. Hasil penilaian personal tersebut akan mengeluarkan rekomendasi layak atau tidak seseorang menduduki posisi strategis atau pimpinan OPD. “Kalau tidak layak, secara otomatis tidak memenuhi syarat. Walaupun nilai yang lainnya lebih tinggi,” kata Muja ditemui kemarin.

Disebutkan, sebelas peserta memilih ikut asesmen. Walaupun delapan pejabat sudah mengikuti asesmen dan memiliki nilai, tetapi tim panitia seleksi (pansel) memberikan kesempatan untuk meningkatkan nilai mereka. Nilai asesmen dijadikan acuan adalah hasil tertinggi.

Misalnya, salah seorang pejabat memiliki skor tinggi pada asesmen ulang maka itu dijadikan dasar penilaian oleh tim pansel. Jika sebaliknya nilainya rendah, maka nilai asesmen sebelumnya dijadikan patokan. “Jadi mana nilai tertinggi itu yang dijadikan patokan atau digunakan,” terangnya.

Sebelas pejabat yang mengikuti asesmen yakni, Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Leni Oktavia, Kepala Sekretariat Bawaslu Lalu Ridwan, Sekretaris Dinas Pendidikan Gusti Ayu Sri Mahakarmiati, Kepala Bidang Inovasi Badan Penelitian dan Pengembangan Isnaini, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan  M. Carnoto SKM, Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana H. Zuhhad, Pengawas pada Dinas Pendidikan  Yusuf, Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan Dinas Sosial Akmatul Akhsan, dan Pengawas pada Dinas Pendidikan Abdul Kadir. Selanjutnya, Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Kota Mataram Mohammad Iswan dan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ahmad Muzaki. (cem)

amman




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Bantu Orang Tua dan Bentuk Karakter SMKN 1 Lembar Siapkan Asrama...

0
Giri Menang (Suara NTB) - SMKN 1 Lembar Lombok Barat (Lobar) mulai menerapkan "Sekolah Berasrama". Pihak sekolah menyiapkan asrama bagi siswa yang berasal dari...

Latest Posts

Kemendikbudristek dan Polda NTB Luncurkan Sekolah Satu Atap di Teluk Gok

Mataram (Suara NTB) - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan...

Mahasiswa KKN Temukan Banyak Kasus Anak di Bawah Umur

Tanjung (Suara NTB) - Mahasiswa Universitas 45 Mataram yang...

Dompu – Bima Akhirnya Sepakat Tapal Batas Kembali pada Batas Awal

Dompu (Suara NTB) - Kisruh soal batas wilayah Kabupaten...

Vaksinasi PMK Prioritaskan Anakan dan Indukan Ternak

Taliwang (Suara NTB) - Dinas Pertanian (Ditan) Kabupaten Sumbawa...