Kelangkaan Gas Elpiji, Bupati Sumbawa Temui Dirjen Migas ESDM

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Bupati Sumbawa beserta tim yang didampingi juga Kepala Dinas ESDM Provinsi NTB bertemu langsung dengan Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM. Untuk membahas masalah kelangkaan Gas LPG 3 Kg yang berulang kali terjadi di Sumbawa.

Bupati Sumbawa melalui Kepala Bagian Ekonomi Setda Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, Rabu, 27 Juli 2022, menyampaikan, kelangkaan LPG 3 Kg telah menyebabkan kenaikan harga LPG di tingkat rumah tangga hingga jauh melampaui HET Rp. 15 ribu-Rp. 16,5 ribu yang ditetapkan Gubernur NTB. Untuk itu, setelah berkoordinasi dengan Pertamina Parta Niaga Sumbawa, Pemkab Sumbawa berkirim surat permohonan penambahan kuota pada 6 Juni lalu dan ditindaklanjuti dengan melakukan audiensi pada Selasa 26 Juli 2022.

Dirjen Migas ESDM, Prof. Ir. Tutuka Ariadji, M.Sc., Ph.D., IPU dan dampingi Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas, Dra. Soerjaningsih, M.K.K.K menyampaikan, audiensi bersama Bupati Sumbawa dan Tim sebagai bentuk pelayanan Pemerintah melalui Ditjen Migas Kementerian ESDM untuk menjamin ketersediaan pasokan energi bagi masyarakat. Pemerintah Pusat akan memperhatikan permasalahan di daerah terkait pasokan terutama energi bersubsidi bagi kelompok sasaran yaitu Rumah Tangga, Usaha Mikro dan Nelayan Sasaran sebagaimana diatur dalam Perpres 70 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Perpres No 104/2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan harga Tabung 3 Kg.

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas menjelaskan tentang besar realisasi alokasi LPG 3 Kg Tahun 2021 untuk Kabupaten Sumbawa sebesar 8.924 MT. Sedangkan alokasi Tahun 2022 ini sebesar 9.330 MT. Dari alokasi Tahun 2022 tersebut telah terealisasi hingga Juni 2022 sebesar 4.794 MT atau 51,4%. Kuota tersebut seharusnya masih relatif mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sumbawa. Sehingga tidak perlu ada kelangkaan pasokan di lapangan. Oleh sebab itu Ditjen Migas akan melakukan pengecekan terhadap permasalahan yang terjadi dalam penyaluran LPG 3 Kg di Kabupaten Sumbawa kepada BPH Migas dan Pertamina selaku operator.

Direktur Hilir Migas juga menyampaikan Surat Menteri ESDM Nomor T-188/MG.05/MEM.M/2022 tanggal 29 Juni 2022, perihal : pelaksanaan pengawasan LPG Tabung 3 Kg sebagai Barang Penting oleh Pemerintah Daerah. Dalam surat tersebut, ditegaskan kewenangan Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk mengendalikan ketersediaan LPG Tabung 3 Kg sebagai barang penting dalam jumlah yang memadai, mutu yang baik dan harga yang terjangkau. Disamping menetapkan HET, pemerintah daerah juga berwenang melakukan pembinaan dan pengawasan atas HET LPG 3 Kg tersebut.

Bupati Sumbawa pada kesempatan tersebut menyambut baik adanya Surat Menteri ESDM tersebut. Untuk memperjelas tentang kewenangan Pemerintah Daerah khususnya Pemerintah Kabupaten terkait pembinaan dan pengawasan LPG 3 Kg sebagai barang penting yang masuk kedalam urusan perdagangan. Mengingat Pemerintah Kabupaten/Kota tidak memiliki kewenangan dalam hal urusan energi dan sumberdaya mineral.

Bupati Sumbawa akan meminta OPD terkait segera menindaklanjuti kewenangan tersebut agar LPG 3 Kg di Kabupaten Sumbawa dapat tersedia dalam jumlah, mutu dan harga dan tepat sasaran bagi penerima barang subsidi tersebut.

Pada kesempatan audiensi tersebut, Berlian Rayes selaku Ketua Komisi II DPRD Sumbawa juga menyampaikan kondisi kelangkaan LPG 3 Kg di Kabupaten Sumbawa yang telah meresahkan masyarakat. Diharapkan setelah pertemuan tersebut Pemerintah Daerah segera memanggil pihak terkait khususnya Pertamina dan Hiswana Migas Kabupaten Sumbawa agar dapat menyalurkan LPG 3 Kg kepada masyarakat sasaran secara tepat waktu, tepat mutu dan tepat harga.

Pada akhir pertemuan Dirjen Migas meminta kepada jajarannya agar memastikan terpenuhinya kebutuhan LPG 3 Kg khususnya untuk masyarakat sasaran di Kabupaten Sumbawa. Dengan memperbesar aliran distribusi oleh Pertamina mengingat kuota masih tersedia. Dan berharap Pemerintah Daerah ikut aktif melakukan pembinaan dan pengawasan di daerah. (arn)

amman




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

0
Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19 Agustus 2022, wisatawan kelahiran Israel berkebangsaan Portugal meninggal terjatuh di ketinggian 150 meter dari Puncak...

Latest Posts

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19...

JNE Raih 2 Penghargaan Bergengsi Kriteria Pelayanan Pelanggan

Jakarta (Suara NTB) -Kinerja maksimal dalam seluruh aspek yang...

Yuk Belajar Cara Pengiriman Uang ke Luar Negeri yang Mudah & Murah

Pengiriman uang ke luar negeri di zaman serba digital...

Kado Kemerdekaan ke 77 RI, Sistem Transmisi Bima-Sape Operasi Penuh

Mataram (suarantb.com)- Tanggal 17 Agustus 2022, bertepatan dengan perayaan...

Dispora NTB Usulkan Porprov NTB Ditunda

Mataram (Suara NTB) - Rencana KONI NTB menggelar Pekan...