Izin Mati, Senpi Milik Anggota Polresta Mataram Ditarik

0
Pemeriksaan senpi oleh Kapolresta yang dimiliki oleh anggota personil. (SuaraNTB/ils)

Mataram (Suara NTB) – Enam pucuk senjata api (senpi) milik anggota personel Polresta Mataram dikandangkan sementara waktu. Sebab pemegang senjata tersebut diketahui izinnya sudah mati, sehingga harus diamankan untuk menekan terjadinya hal tidak diinginkan.

“Baru enam senpi yang sudah kita kandangkan terlebih dahulu dari total 362 pucuk yang berada di seluruh anggota pemegang senpi baik di Polresta maupun di Polsek,” ungkap Kapolresta Mataram Kombespol Mustofa, S. IK., MH, didampingi Waka Polres AKBP Syarif Hidayat, S. IK, Rabu, 27 Juli 2022. Pemeriksaan rutin pemegang senpi dilakukan untuk menekan terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Adapun enam pucuk senpi tersebut berhasil didapatkan pada hari pelaksanaan pemeriksaan terhadap anggota di fungsi lalu lintas (Lantas), Reskrim, Narkoba, dan SPKT. Pemeriksaan ke Polsek-polsek dan fungsi lain juga akan dilanjutkan dalam beberapa hari kedepan. Sehingga 362 pucuk senpi tersebut bisa terdata dengan baik dan berada di orang yang tepat agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Pemeriksaan senpi akan kita lanjutkan ke polsek sehingga dengan pengawasan melekat yang dilakukan bisa menekan penyalahgunaan senpi,” sebutnya. Dikatakannya, proses pemeriksaan seperti ini tetap rutin dilakukan secara berkala minimal tiga bulan sekali. Hal itu dilakukan untuk memastikan kondisi senpi dalam keadaan baik dan terpelihara. Bila personel yang memegang senpi tetapi izinnya sudah tidak berlaku (mati) maka akan direkap untuk diajukan kembali ke Polda.

Bahkan untuk izin masa berlakunya setahun sekali dan akan dilakukan evaluasi rutin. “Setiap tahun pasti kita evaluasi terutama psikologis anggota pemegang senpi supaya tidak ada kejadian,” timpalnya. Perlu diketahui, bahwa ada beberapa kreteria yang harus terpenuhi untuk dapat memegang senpi, diantaranya harus lulus tes psikologi dan sosiometri. Kemudian harus terpenuhi referensi dari orang terdekat serta rekan personel terdekat. Oleh karena itu Ia berharap agar seluruh personil pemegang Senpi  selalu memperhatikan keadaan senpi yang menjadi tanggungjawabnya. “Para personel pemegang senjata kita minta agar betul-betul dirawat, dijaga serta dipastikan selalu berada dalam penguasaan pemilik senjata tersebut,” tandasnya. (ils)