Hipmi PT akan Bangun Organisasi Pengusaha di Lingkungan Kampus

0
Shandi Mualani Ahmad. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Perguruan Tinggi (PT) NTB menargetkan sebanyak mungkin mahasiswa menjadi wirausaha baru. Untuk itu, pendekatan pembentukan organisasi pengusaha di lingkungan kampus akan digencarkan.

Mahasiswa sebagai penerus bangsa penting memiliki kemampuan wirausaha. Saat ini, peluang dan prospek menjadi pengusaha menjadi profesi yang menjanjikan.  Ketua HIPMI PT NTB, Shandi Mualani Ahmad mengatakan setelah dibentuk dan dilantiknya HIPMI PT di Provinsi NTB, akan dilakukan roadshow untuk mengenalkan HIPMI PT ke universitas-universitas.

Selain itu ada juga program inkubasi bisnis yang akan digarap selama empat bulan ke depan. “Kita ingin membentuk wirausaha baru, tapi basisnya untuk mahasiswa. Karena banyaknya program-program pemerintah yang menyasar ke sana (mahasiswa, red),” ujar Shandi di Mataram, Kamis, 27 Juli 2022.

Untuk inkubasi bisnis itu sudah siap calon investornya, dari pengusaha-pengusaha di Hipmi NTB sebagai induknya, Bursa Efek Indonesia (BEI) NTB, hingga mitra Bank NTB Syariah. Setidaknya para partner ini sudah digandeng, sehingga ke depannya di dalam inkubasi bisnis ini bisa terbentuk wirausaha-wirausaha muda di kalangan mahasiswa.

“Kita gandeng dua itu saja dulu, Bank NTB Syariah nanti akan menyediakan pembiayaan kepada mereka yang serius ingin menjadi wirausaha. Selebihnya akan kita cari untuk partner lainnya, termasuk di tingkat akademisi,” terangnya. Shandi mengatakan, dalam program pencetakan wirausaha baru di kampus, pelatihan-pelatihan dilakukan untuk mengarahkan agar mahasiswa ini memiliki kemampuan berwirausaha.

Sehingga mahasiswa Tidak hanya fokus pada bagaimana bisa bekerja di perusahaan atau kantor pasca kuliah, tetapi mereka mampu berwirausaha dan menciptakan lapangan kerja sendiri. Pasca terbentuk Hipmi PT NTB ini, Shandi mengatakan sudah mulai melakukan koordinasi ke pihak kampus untuk membentuk Hipmi PT tingkat universitas.

“Pengurusnya ndak terlalu banyak. Tinggal nanti bagaimana mahasiswa ini untuk penggerak kampusnya, terutama pada berwirausaha,” katanya. “Target kami ada ada 10 proposal wirausaha yang masuk dari mahasiswa, akan dilakukan pembinaan intensif hingga menjadi pengusaha,” terangnya. (bul)