Sebuah Vila di Sekotong Barat Terbakar

0
Warga dan pekerja dibantu aparat memadamkan kebakaran vila di Sekotong Barat, Selasa, 26 Juli 2022. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Sebuah vila di Dusun Batuleong Desa Sekotong Barat Kecamatan Sekotong, Lombok Barat (Lobar) terbakar sekitar pukul 10.00, Selasa, 26 Juli 2022. Akibat kebakaran itu, bangunan Vila Kiyakabin itu ludes terbakar.

Selain itu sebuah bangunan juga ikut terbakar akibat api yang menjalar dari bangunan vila tersebut. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran ini. Kasus ini pun masih diselidiki oleh pihak berwajib.

Dugaan sementara dari pihak pengelola, kebakaran vila yang sedang tahap renovasi itu disebabkan arus pendek listrik.

Menurut keterangan pengelola vila, Mawardi kebakaran berawal dari aliran atau arus pendek listrik di salah satu bagian bangunan itu. Kabel dari tiang listrik menuju bangunan itu, dari situ berawal titik apinya. Diduga dipicu gesekan dan angin kencang, kabel terkelupas, sehingga memicu api. Saat kejadian, bangunan itu sedang direnovasi. Para pekerja sedang mengamplas, melitur kayu dan pasang keramik di kolam.

Dampak kebakaran itu, tiga bagian ruangan bangunan vila ludes terbakar. Rencananya vila itu akan buka penerimaan tamu pada bulan Agustus. Untuk biaya renovasi pun aku dia, sudah menghabiskan dana Rp100 juta lebih. Itu termasuk tukang delapan orang. Vila itu sendiri, dibuka sejak 2017-2017 lalu.

Pihaknya berharap ada sumbangsih dari pemerintah, karena selama ini pihaknya taat bayar pajak. Pihaknya juga berharap diberikan keringanan oleh Pemda.

Sekretaris Desa Sekotong Barat Nurul Hakim mengatakan satu vila terbakar dan menjalar ke bangunan yang berada tak jauh dari lokasi vila itu. Rencananya bangunan itu akan dijadikan tempat makan. Api kata dia bisa dipadamkan oleh warga, pekerja dibantu aparat. Sedangkan tim Damkar baru tiba setelah api mulai padam. “Api bisa dipadamkan hampir sekitar 45 menit. Sudah selesai (padam) baru datang pemadaman kebakaran,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Sekotong, Iptu I kadek Sumerta membenarkan tentang kebakaran vila tersebut. “Tim Identifikasi Polres Lobar sudah mengecek dan mendatangi lokasi, guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP),” ungkapnya.

Sedangkan terkait sebab-sebab kebakaran ini, pihaknya belum bisa memastikannya, karena masih dalam proses penyelidikan. “Masih dalam penyelidikan, salah satu langkah yang sudah kita lakukan antara lain, mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta melakukan Olah TKP,” terangnya.

Untuk penyelidikan masih berlangsung, mulai dari olah TKP oleh identifikasi Polres lobar, dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Kebakaran ini menimpa sebuah vila yang terbuat dari atap ilalang, menghanguskan bangunan, terdiri dari sebuah kamar, resto, dapur, pos keamanan dan sebuah kamar gudang. Kebakaran ini juga merambat ke rumah salah seorang warga di sebelah barat yang juga beralamatkan sama dengan vila tersebut.“Api sudah berhasil dapat dipadamkan oleh para pekerja dan Pemadam kebakaran Kabupaten Lombok Barat, serta dibantu oleh personel Polsek Sekotong,” katanya.

Akibat kebakaran itu diperkirakan mengalami kerugian Rp 300 juta, sedangkan kerugian salah satu warga sekitar Rp 50 juta. (her)