NTB Kembangkan Potensi Wisata Kesehatan

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB melalui Dinas Pariwisata berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan sedang berupaya mengembangkan potensi wisata kesehatan. Terlebih NTB saat ini semakin dikenal luas setelah sukses menggelar sejumlah event balap internasional.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, H.Yusron Hadi mengatakan, ada banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan untuk mendukung wisata kesehatan ini, baik di Lombok maupun Sumbawa. Semakin banyak alternatif wisata yang dikembangkan akan memberi kesempatan yang semakin luas bagi pelaku wisata di dalam daerah untuk meningkatkan ekonominya.

‘’Segera kita bangun paket wisata healing atau kesehatan ini. Tentu saja di daerah kita sangat banyak spot-spot wisata untuk healing. Contoh kecil saja destinasi wisata Otaq Kokok yang selama ini dipercaya oleh masyarakat bisa menyembuhkan penyakit. Begitu juga wisata pegunungan kita di Sembalun dan beberapa spot wisata lain,’’ ujar Yusron Hadi kepada Suara NTB, Selasa, 26 Juli 2022.

Ia mengatakan, pada prinsipnya desain wisata kesehatan yang sedang dirancang oleh Dinas Pariwisata di sana untuk memberikan suasana tenang, rileks dan menyenangkan bagi wisatawan yang berkunjung dalam rangka wisata healing.

‘’Saya pikir banyak tempat pijat tradisional di daerah kita, produsen obat herbal, produsen minyak urut di Sumbawa misalnya. Hal itu bisa menjadi salah satu bagian dari wisata kesehatan,’’ terang Yusron.

Ia mengaku sedang intensif melakukan komunikasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr. H. Lalu Hamzi Fikri yang juga Ketua Perhimpunan Kedokteran Wisata Kesehatan Indonesia (Perkedwi) Provinsi NTB dalam rangka mewujudkan wisata kesehatan yang unggul di daerah ini.

‘’Jadi kita akan petakan di mana lokasi-lokasi atau spot yang ingin dikunjungi wisatawan, kemudian kita petakan apa saja kebutuhannya agar kita bisa sama-sama carikan solusinya,’’ katanya.

 Untuk diketahui, Perhimpunan Kedokteran Wisata Kesehatan Indonesia (Perkedwi) Provinsi NTB telah resmi terbentuk di awal Juli kemarin. Hal itu ditandai dengan pelantikan pengurus Perkedwi oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) NTB Dr.dr. Rohadi

Ketua Perkedwi NTB  dr. H. Lalu Hamzi Fikri mengatakan, potensi pengembangan wisata kesehatan di NTB memang sangat besar. Wisata kesehatan atau wellness tourism adalah satu satu bentuk wisata kesehatan yang sudah mulai dikembangkan di daerah ini untuk mendapatkan kesehatan fisik, psikologis maupun spiritual.

Misalnya di RSUD NTB sudah mulai dilakukan wisata kesehatan ini sesuai dengan permintaan pasien. Selanjutnya di Desa Bilebante, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah juga sudah mulai menawarkan paket wisata kesehatan ini kepada para wisatawan yang datang ke sana.

‘’Kita di NTB dengan konsep medical tourism, kita sudah memulai di RSUD NTB. Seingat saya dulu ada satu pasien saya dari Malaysia kita ajak paket jalan-jalan ke Senggigi. Dia pasien kanker stadium 4,’’ ” tutur Fikri.

Ia mengatakan, potensi berkembangnya wisata kesehatan semakin tinggi setelah adanya event otomotif secara reguler di NTB dalam jangka panjang. Misalnya saja MotoGP di Sirkuit Mandalika dilaksanakan selama 10 tahun. Begitu juga MXGP Samota akan berlangsung di NTB selama lima tahun. Belum lagi event-event otomotif sekala internasional lainnya yang membuat pasar wisata kesehatan akan semakin banyak peminat di masa depan.

Perkedwi secara umum mengembangkan konsep kedokteran wisata kesehatan ke dalam sejumlah pilar yang terdiri dari wisata medis, wisata kebugaran, estetika, anti penuaan dan herbal tersertifikasi, wisata ilmiah kedokteran, wisata olahraga yang mendukung kesehatan, dan dukungan sektor kesehatan di destinasi prioritas dan super prioritas.

Fikri mengatakan, Perkedwi NTB akan mengembangkan flatform digitalisasi layanan kesehatan. Sebab hal ini akan memudahkan akses informasi bagi wisatawan yang datang ke NTB. Mereka akan mendapatkan informasi layanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan masing-masing wisatawan.(ris)

amman




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

0
Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19 Agustus 2022, wisatawan kelahiran Israel berkebangsaan Portugal meninggal terjatuh di ketinggian 150 meter dari Puncak...

Latest Posts

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19...

JNE Raih 2 Penghargaan Bergengsi Kriteria Pelayanan Pelanggan

Jakarta (Suara NTB) -Kinerja maksimal dalam seluruh aspek yang...

Yuk Belajar Cara Pengiriman Uang ke Luar Negeri yang Mudah & Murah

Pengiriman uang ke luar negeri di zaman serba digital...

Kado Kemerdekaan ke 77 RI, Sistem Transmisi Bima-Sape Operasi Penuh

Mataram (suarantb.com)- Tanggal 17 Agustus 2022, bertepatan dengan perayaan...

Dispora NTB Usulkan Porprov NTB Ditunda

Mataram (Suara NTB) - Rencana KONI NTB menggelar Pekan...