Loka POM Bima Tertibkan Kosmetik Ilegal dan Berbahaya Senilai Belasan Juta Rupiah

Bima (Suara NTB) – Loka Pom Bima melakukan penertiban terhadap kosmetik ilegal dan mengandung bahan berbahaya senilai belasan juta rupiah yang masih dijual di beberapa lapak di pasar dan toko ritel di wilayah Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, dan Kota Bima.

Penertiban bersama lintas sektor terkait seperti UPT Pasar dan Aparat Kepolisian tersebut berlangsung selama sepekan, mulai dari tanggal 19 Juli sampai dengan 21 Juli 2022.

“Penertiban ini sebagai upaya melindungi masyarakat di wilayah kerja kami meliputi Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima,” ujar Kepala Loka POM di Kabupaten Bima, Basuki Murdi Hartono.

Aksi penertiban di wilayah Kabupaten Dompu dipusatkan di Pasar Raya Dompu. Di wilayah Kabupaten Bima dipusatkan di Pasar Raya Tente Kecamatan Woha, dan di Kota Bima di Pasar Raya Amahami. Selain pasar, penertiban di wilayah Kota Bima juga menyasar beberapa ritel modern.

“Secara keseluruhan total sarana yang dilakukan penertiban ada sembilan sarana. Berdasarkan hasil pengawasan, diperoleh hasil tujuh sarana yang tidak memenuhi ketentuan dan dua sarana di antaranya memenuhi ketentuan,” ujarnya.

Basuki mengungkapkan pada sarana yang tidak memenuhi ketentuan, pihaknya menemukan banyak produk-produk kosmetik ilegal tanpa izin edar dan diduga mengandung bahan berbahaya. Total temuan sebanyak 72 jenis produk kosmetik tanpa izin edar dengan perkiraan nilai sebesar Rp12.479.500.

“Terhadap temuan produk ini dilakukan pemusnahan. Kami ingatkan pemilik sarana untuk tidak kembali menjual produk-produk kosmetik ilegal tanpa izin edar dan diduga mengandung bahan berbahaya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Basuki menegaskan pihaknya juga melakukan komunikasi, edukasi dan informasi terhadap pemilik sarana untuk selalu melakukan cek Kemasan, Label, Izin edar dan Kedaluarsa (*Cek KLIK*) dalam pengadaan produk-produk yang akan dijual.

Di samping itu, para petugas juga menghimbau pelaku usaha untuk memanfaatkan aplikasi cek BPOM untuk memeriksa nomor izin edar produk dan mengarahkan untuk melakukan perizinan kegiatan usaha menjual produk sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Perlu kami sampaikan juga kepada seluruh masyarakat agar tetap melakukan cek KLIK¬†pada produk kosmetik yang akan digunakan,” pungkasnya. (uki)

amman




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

0
Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19 Agustus 2022, wisatawan kelahiran Israel berkebangsaan Portugal meninggal terjatuh di ketinggian 150 meter dari Puncak...

Latest Posts

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19...

JNE Raih 2 Penghargaan Bergengsi Kriteria Pelayanan Pelanggan

Jakarta (Suara NTB) -Kinerja maksimal dalam seluruh aspek yang...

Yuk Belajar Cara Pengiriman Uang ke Luar Negeri yang Mudah & Murah

Pengiriman uang ke luar negeri di zaman serba digital...

Kado Kemerdekaan ke 77 RI, Sistem Transmisi Bima-Sape Operasi Penuh

Mataram (suarantb.com)- Tanggal 17 Agustus 2022, bertepatan dengan perayaan...

Dispora NTB Usulkan Porprov NTB Ditunda

Mataram (Suara NTB) - Rencana KONI NTB menggelar Pekan...