Inspektorat akan Audit Proyek Panggung Taman Sangkareang

0
Tiga orang mengukur dan mencatat kerusakan lapangan basket yang menjadi item pekerjaan proyek Taman Sangkareang, Senin, 25 Juli 2022. Inspektorat akan melakukan audit terhadap pelaksanaan pekerjaan tersebut. Pekerjaan senilai Rp1,4 miliar itu baru saja rampung dikerjakan pada bulan Mei lalu dan kini sudah mulai rusak. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Inspektorat Kota Mataram akan melakukan audit terhadap pengerjaan proyek Taman Sangkareang. Pasalnya, penataan lapangan basket yang menjadi item pekerjaan sudah mulai rusak.

Diketahui, pekerjaan ini baru saja rampung dikerjakan pada bulan Mei 2022 lalu oleh rekanan dengan nilai kontrak Rp1.496.817.672 dari pagu anggaran Rp1,9 miliar. Rekanan yang sama sebelumnya juga mengerjakan penataan Taman Sangkareang bagian selatan di tahun 2021 lalu dan memiliki catatan tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak.

Inspektur Inspektorat Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati mengaku, belum mendapatkan laporan adanya kerusakan lapangan basket yang menjadi item penataan panggung utama di Taman Sangkareang. Tetapi ini akan menjadi masukan untuk dilakukan ditindaklanjuti sembari penataan di internal Inspektorat. “Malah saya baru mendapatkan laporan dari teman-teman wartawan. Nanti kita tindaklanjuti,” kata Nelly dikonfirmasi, Senin, 25 Juli 2022.

Sebagai Auditor Pengawas Internal Pemerintah (APIP) akan mendalami kasus tersebut. Ia menduga kerusakan bangunan yang baru saja selesai dikerjakan memiliki hal-hal yang tidak sesuai. Inspektur Pembantu IV nantinya akan melakukan pemeriksaan khusus terhadap persoalan tersebut dengan melihat administrasi keuangan dan laporan progres fisik. “Nanti Irban IV melakukan pemeriksaan khusus. Kita akan lihat administrasi keuangan dan fisiknya,” ujarnya.

Nelly menyesalkan bahwa lapangan basket yang menjadi item pekerjaan panggung utama Taman Sangkareang tersebut mulai rusak. Padahal, pekerjaan baru saja rampung atau serahterima pekerjaan dilakukan pada bulan Mei lalu.

Di satu sisi, ia bersyukur pekerjaan itu masih dalam masa pemeliharaan selama tiga bulan dan rekanan memiliki tanggungjawab untuk memperbaiki kembali.

Pantauan Suara NTB, lapangan basket yang persis berada di sebelah kanan panggung utama dipasangi garis hitam. Tiga orang terlihat berada di tengah lapangan mengukur dan mencatat kerusakan. Kerusakan lapangan basket tidak hanya di satu titik saja, melainkan hampir setengah lapangan dengan posisi memanjang. (cem)