Hasil Seleksi Calon Anggota Bawaslu NTB, 12 Orang Melaju ke Tahap Wawancara

0
Timsel Anggota Bawaslu NTB saat mengumumkan nama-nama 12 orang calon anggota Bawaslu NTB yang lolos tes tulis dan tes psikologi. (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – Hasil tes tulis dan psikologi calon anggota Bawaslu Provinsi NTB periode 2022-2027 telah diumumkan oleh panitia Tim Seleksi (Timsel). Dari total 78 orang peserta yang mengikuti tes, yang ditanyakan memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi tahap selanjutnya ada sebanyak 12 orang.

“Sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dari tes tulis dan psikologi ini kami Timsel berkewajiban untuk memilih sampai 12 besar,” ucap Ketua Timsel Anggota Bawaslu NTB, Prof Mahyuni saat mengumumkan hasil seleksi calon anggota Bawaslu NTB tersebut kepada wartawan, Senin, 25 Juli 2022.

Dilihat dari latar belakang nama-nama 12 besar yang lolos tersebut merupakan mayoritas dari unsur penyelenggara pemilu, baik KPU maupun Bawaslu. Namun ditegaskan Mahyuni bahwa 12 orang yang dinyatakan lolos ke tahap berikutnya itu murni objektif berdasarkan kemampuan dari hasil tes masing-masing, bukan dilihat dari latar belakangnya.

 “Yang jelas kita tidak menghitung itu, kami juga tidak tahu siapa yang incumbent siapa yang tidak. Perspsektif kami tidak melihat indikator itu,” terang Guru Besar Ilmu Linguistik Universitas Mataram itu. Selanjutnya, 12 nama yang lolos akan mengikuti Tes Kesehatan pada tanggal 26 Juli Tahun 2022. Pasca tes kesehatan, 12 nama tersebut selanjutnya akan mengikuti Tes Wawancara pada tanggal 28-29 Juli 2022 oleh Timsel.

“Setelah kedua proses tersebut selesai, Timsel akan memilih 6 orang lagi yang kemudian akan dikirim ke Bawaslu RI untuk dikerucutkan menjadi 3 orang yang terpilih sebagai anggota Bawaslu Provinsi NTB definitif,” bebernya.

Berikut 12 nama calon Anggota Bawaslu NTB yang dinyakatan lolos tes tulis dan tes psikologi tersebut. Mereka adalah 1. Abdul Hanan, 2. Arnan Jurami, 3. Dewi Asmawardhani, 4. Hasan Basari, 5. Itratip, 6. Muhammad Amrullah, 7. Retno Sirnopati, 8. Suhardi, 9. Suhardi Soud, 10. Syaifuddin, 11. Umar Achmad Seth, dan 12. Usman Faesal.

Dikatakan Mahyuni, pihaknya sangat membutuhkan tanggapan dari masyarakat yang dapat disampaikan secara tertulis terhadap Calon Anggota Bawaslu Provinsi NTB. Hasil tanggapan masyarakat tersebut nantinya akan menjadi salah satu bahan Timsel untuk melakukan tahapan wawancara. “Kami mengharapkan partisipasi masyarakat jika ada indikasi kami (Timsel) melawan norma – norma dan kesepakatan umum, ada ketidakwajaran, ketidaksenonohan, ada cacat cela, kami mengharapkan masukan,” pungkasnya. (ndi)