Dua Terduga Pengedar dan Penjual Narkoba di Batulayar Diringkus Polisi

0
Terduga pelaku pengedar dan penjual narkoba di Batulayar diringkus polisi.(Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Tim gabungan Opsnal Satuan Resnarkoba Polres Lombok Barat berhasil membekuk dua terduga penjual dan pengedar narkoba di Batulayar. Penangkapan ini dilakukan di dua lokasi atau tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda, Minggu, 24 Juli 2022.

Kasat Resnarkoba AKP Faisal Afrihadi, SH, menjelaskan pihaknya mengamankan dua orang terduga penjual dan pengedar narkotika jenis sabu di dua lokasi berbeda. “Masing masing berinisial MA dan AH, dengan barang bukti diduga narkotika jenis sabu masing-masing 0,36 gram dan 4.36 gram,” ungkapnya, Senin, 25 Juli 2022. Pengungkapan lokasi pertama di Jalan Raya Sengiggi, Dusun Karang Telage, Desa Senteluk, Kecamatan Batu Layar, Lombok Barat.

“Di Lokasi pertama ini mengamankan terduga pelaku MA, laki-laki (45) warga Dusun Karang Telage, Desa Senteluk, Kecamatan Batu Layar, Lombok Barat. Beserta barang bukti, diduga narkotika jenis sabu seberat 0,36 gram,” ujarnya. Sedangkan pada lokasi kedua masih dalam satu dusun dengan lokasi pertama, di sini pihaknya mengamankan terduga pelaku inisial AH (45) alamat sama dengan MA.

“Pengungkapan ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat, yang menginformaskan bahwa di TKP sering terjadi atau dijadikan tempat teransaksi narkotika jenis sabu,” ungkapnya. Berdasarkan informasi tersebut, Kasat Resnarkoba Lombok Barat AKP Faisal Afrihadi. SH, memimpin langsung  tim opsnal untuk melakukan penangkapan. “Kami mengamankan satu orang terduga MA, yang saat itu menggunakan sepeda motor dan mengamankan satu poket di duga narkotika jenis sabu,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan MA, yang mengakui dari mana asal barang haram tersebut, kemudian melakukan pengembangan. “MA mengaku mendapatkan narkotika jenis sabu tersebut dari AH, yang masih sekampung dengannya. Kemudian Tim Opsnal langsung bergegas ke rumah AH dan menemukan diduga narkotika jenis sabu di pagar rumahnya,” lanjutnya.

Tim Opsnal menemukan sebuah tempat bedak plastik yang di dalamnya berisi barang diduga narkotika jenis sabu dengan berat 4.36 gram. “Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Kantor Sat Narkoba Polres Lombok Barat guna pemeriksaan lebih lanjut,” imbuhnya.

Secara keseluruhan, Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lobar berhasil mengamankan Barang Bukti berupa diduga narkotika jenis sabu masing-masing 0,36 gram dan 4,36 gram. Kemudian juga mengamankan uang tunai Rp 20 ribu, satu unit sepeda motor dan dua buah alat komunikasi HP.

“Tindaklanjutnya, melakukan uji urine terhadap terduga, meminta keterangan terhadap Terduga, dan mempersiapkan barang bukti yang diduga sabu untuk uji Laboratorium BPOM,” tutupnya. Saat ini, pihaknya sudah menetapkan AH sebagai tersangka, atau yang sebelumnya sebagai terduga pelaku di TKP kedua, sedangkan untuk MA sedang melakukan pendalaman. “Untuk AH sudah kita tetapkan sebagai tersangka, sedangkan terhadap MA masih kita dalami, apakah selaku pengedar apa pemakai,” tandasnya. (her)