Tingkatkan Kemahiran Berbahasa Indonesia, Kantor Bahasa NTB Sasar Berbagai Lembaga di Lobar

0
Kegiatan Penyuluhan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Lembaga Pemerintah, Lembaga Pendidikan, dan Lembaga Swasta di Kabupaten Lombok Barat, Kamis, 21 Juli 2022.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) –  Kantor Bahasa Provinsi NTB menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Lembaga Pemerintah, Lembaga Pendidikan, dan Lembaga Swasta di Kabupaten Lombok Barat, Kamis, 21 Juli 2022. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Aruna Senggigi tersebut merupakan rangkaian pembinaan 45 lembaga yang dicanangkan KKLP Pembinaan dan Bahasa Hukum selama tiga tahun, mulai tahun 2022—2024.

Kepala Kantor Bahasa NTB, Puji Retno Hardiningtyas mengatakan, pengutamaan bahasa negara dalam semua ranah penggunaan bahasa oleh lembaga pemerintah, lembaga pendidikan, dan lembaga swasta merupakan ciri utama sikap baik dan sikap positif penutur bahasa Indonesia dalam menjaga bahasanya. Hal ini merupakan amanat UUD 1945, Pasal 36  dan amanat UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Dalam kegiatan itu, hadir 150 peserta yang berasal dari 75 lembaga, baik lembaga pemerintah, lembaga pendidikan, maupun lembaga swasta. Setiap lembaga mengirimkan dua perwakilan peserta. “Ada tiga materi utama yang disampaikan, yaitu materi tentang Ejaan bahasa Indonesia, Kalimat dan Paragraf dalam bahasa Indonesia, serta materi tentang Tata Naskah Dinas,” ujar Retno.

Selain materi tersebut, ada juga tiga materi penting lain yang didapat oleh para peserta, yaitu materi tentang Penguatan dan Pengutamaan Bahasa Negara di Lingkungan Pemerintah Daerah yang disampaikan oleh Sekda Provinsi NTB yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi NTB, Dr. Nursalim, S.Sos., M.M.

Materi tentang Pengutamaan Bahasa Negara sebagai Salah Satu Kriteria Baik Penilaian Lembaga oleh Kepala Ombudsman Perwakilan NTB, Dr. Adhar Hakim, S.H., M.H. Dan, materi tentang Kebijakan Pembinaan Bahasa yang disampaikan oleh Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB yang dalam hal ini diwakili oleh Koordinator Tata Usaha, Kasman, M.Hum.

Sekda NTB yang diwakili Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi NTB Nursalim menyampaikan mendukung dan mendorong dibuatnya peraturan yang dapat menjadi acuan dalam pengutamaan bahasa Indonesia di daerah, baik di ruang publik maupun naskah dinas.

Senada dengan pernyataan tersebut, Kepala Ombudsman Adhar Hakim juga turut menyatakan pentingnya penguatan peran dan fungsi bahasa Indonesia, khususnya dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat.

Retno menjelaskan, Kantor Bahasa Provinsi NTB fokus pada kegiatan prioritas yang sedang dan akan dilakukan dalam upaya pembinaan bahasa, baik pada tingkat regional NTB maupun pada tingkat nasional. Hal ini guna menguatkan peran dan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan bahasa nasional dan sebagai upaya menginternasionalisasikan bahasa Indonesia. (ron)