Ops Aman Nusa II, Polresta Gelar Posyandu Ternak

0
Imunisasi ternak yang dilakukan satgas Aman Nusa II Polresta Mataram.(SuaraNTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Satuan tugas gabungan Ops Aman Nusa II Polresta Mataram bersama dengan stake holder terkait menggelar Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) hewan ternak. Hal itu dilakukan untuk menekan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang masih ditemukan di NTB.

Kapolresta Mataram melalui Kasi Humas Iptu Siswoyo SH, Jumat, 22 Juli 2022 mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya berkelanjutan dengan berkolaborasi dengan instansi terkait khususnya Dinas Pertanian dan Dinas Kesehatan dalam melakukan posyandu ternak. Karena, jika tidak diberikan atensi khusus dikhawatirkan kasus ini akan kembali merebak sehingga penanganan yang akan dilakukan juga akan berat nantinya. “Kegiatan posyandu ternak kami anggap sangat penting untuk menekan penyebaran kasus PMK,” ujarnya.

Dikatakannya, pelaksanaan operasi tersebut pada prinsipnya untuk mendampingi proses imunisasi dan vaksin ternak. Selain itu, upaya pemberian pemahaman kepada masyarakat bahwa vaksin PMK sangat aman agar tidak ada lagi masyarakat yang menolak. Jika upaya tersebut dilakukan maka dirinya optimis kasus PMK di wilayah Mataram bisa ditekan secara maksimal. “Vaksin dan imunisasi ternak sangat aman, sehingga masyarakat diminta untuk tidak ragu lagi pada saat dilakukan proses tersebut,” ujarnya.

Seraya menyebutkan, adapun sapi yang akan diimunisasi sebanyak 277 ekor di seluruh wilayah desa. Selain itu ada juga pemberian obat-obatan vitamin, antibiotik, antiperitik dan obat cacing. Selanjutnya hewan ternak yang disuntik vaksin sebanyak 114 ekor dengan rincian jantan 82 ekor sedangkan betina 30 ekor. Pelaksanaan vaksinasi dan imunisasi juga terus dilakukan untuk menekan penyakit tersebut. “Kami akan terus melakukan vaksinasi dan imunisasi terhadap ternak yang ada sehingga PMK bisa ditekan,” tandasnya. (ils)