UNW Mataram Terus Tingkatkan Mutu dan Raih Banyak Prestasi

0
Rektor UNW Mataram, H. Lalu Abdul Muhyi Abidin (tengah) didampingi Wakil Rektor UNW Mataram, H. Muh. Syukri (kiri) dan Ketua LPM UNW Mataram, Lalu Sirajul Hadi (kanan) saat memberikan keterangan kepada media.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram terus berkomitmen meningkatkan mutu. Berbagai cara telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas proses akademik. Berbagai prestasi juga berhasil diraih UNW Mataram.

Rektor UNW Mataram, Dr. H. Lalu Abdul Muhyi Abidin, MA., didampingi Wakil Rektor UNW Mataram, Drs. H. Muh. Syukri, M.M.Pd., dan Ketua LPM UNW Mataram, Dr. Lalu Sirajul Hadi, M.Pd., pada Kamis, 21 Juli 2022 di Ruang Kerja Rektor UNW menyampaikan berbagai terobosan, pengembangan, dan prestasi UNW Mataram.

Rektor mengatakan, UNW Mataram mengembangkan sisi kelembagaan dengan penambahan program studi dan raihan akreditasi. Pihaknya juga meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dosen dengan penambahan dosen dan peningkatan kapasitas dosen.

UNW Mataram secara kelembagaan merupakan bagian dari NW. Namun UNW Mataram merupakan kampus inklusif dengan menerima dosen dan mahasiswa dari berbagai latar belakang. UNW Mataram sudah  berusia 36 tahun. UNW Mataram memiliki 9 Fakultas dengan 24 Prodi. Terbaru, ada penambahan dua Prodi baru, yaitu Prodi S1 Kebidanan dan Prodi Profesi Kebidanan. “Alhamdulillah semua Prodi sudah terakreditasi. Mudah-mudahan bisa terus berkembang,” ujarnya.

UNW Mataram juga sedang merancang lahirnya Program Pascasarjana dengan membentuk dua Prodi S2, yaitu Prodi S2 Bahasa dan Prodi S2 Pendidikan Agama. Program Pascasarjana ini akan dibuka pada tahun depan. Dari sisi kepemimpinan, UNW juga telah memiliki struktur yang lengkap, sehingga bisa menunjang berbagai proses di kampus.

Pihak kampus juga terus berupaya meningkatkan kualitas SDM dosen. Dosen didorong untuk menempuh studi S3. UNW Mataram juga merekrut 51 dosen baru. Para dosen baru itu juga diberikan workshop substantif pengembangan kompetensi pedagogik dosen. Dosen baru UNW Mataram ini untuk memenuhi kebutuhan dosen. Ini juga bagian dari regenerasi dosen, karena ada juga dosen yang sudah akan memasuki masa pensiun. Perekrutandosen baru ini diharapkan bisa memberi nuansa baru dan penyegaran di UNW Mataram.

“Rata-rata dosen baru ini lulusan universitas besar dan ternama. Kami juga akan memberikan para dosen jabatan fungsional,” ujar Lalu Abdul Muhyi Abidin yang sudah dua tahun menjadi Rektor UNW Mataram.

UNW Mataram juga selektif merekrut dosen baru. Dosen baru tersebut harus memiliki jenjang pendidikan S1 dan S2 yang linier. “Linier dengan apa yang diajarkan, ini upaya kami untuk tingkatkan kompetensi,” ujar Rektor.

Rektor juga mengatakan, UNW Mataram berkomitmen membangun kerja sama dengan lembaga atau perguruan tinggi dalam berbagai bidang. Kerja sama telah dilakukan dengan perguruan tinggi di NTB, perguruan tinggi ternama di luar daerah, dan perguruan tinggi di luar negeri.

Beberapa kerja sama itu di antaranya dengan Universitas Terbuka, Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, Universitas Muhammadiyah Surakarta, UII Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, UIN Syarif Hidayatullah, dan beberapa perguruan tinggi lainnya.  Perguruan tinggi luar negeri antara lain Universitas Malaya, UTM, Universitas Sains Malaysia, dan lainnya. “Kami kembangkan kemitraan dan kolega, dan kerja sama di berbagi bidang. Saya berpikir, ternyata penting kita kerja sama keluar agar tidak merasa besar di dalam tempurung,” ujar Rektor.

Berbagai prestasi juga diraih UNW Mataram, di antaranya sekitar tahun 2020 lalu meraih penghargaan dari LLDikti sebagai perguruan tinggi swasta peraih hibah penelitian terbanyak di NTB. “Sekarang juga tetap banyak meneliti di sini, bahkan kita punya peneliti tingkat nasional dan internasional. Sudah kerja sama dengan universitas di luar untuk meneliti,” ujar Rektor.

Mahasiswa UNW Mataram juga mengikuti pertukaran mahasiswa ke UGM, Universitas Brawijaya, dan satu orang ke Amerika bertempat di Temple University Philadelphia. Sebanyak 21 mahasiswa lolos kampus mengajar. Dosen juga terlibat dalam program dosen mengajar bagian dari Kampus Merdeka.

Mahasiswa UNW Mataram juga terpilih sebagai Duta Inspirasi di bawah Kemenpora mewakili NTB. UNW Mataram juga kerap sebagai penyelenggara kegiatan nasional. “Mudahan saja tren positif terus meningkat ke depan,” ujar Rektor.

Dari sisi manajeman dan tata kelola, UNW Mataram juga terus berbenah dan meningkatkan pelayanan. UNW Mataram telah mengembangkan layanan berbasis teknologi informasi dan digital untuk layanan akademik. Bahkan saat penerimaan mahasiswa baru, pendaftaran dilakukan dengan sistem digital. “Kampus kami juga sudah mulai sedikit demi sedikit menuju digitalisasi, kami tambah jumlah personil di bidang IT, sehingga ke depan tidak tertinggal,” ujar Rektor.

UNW Mataram telah meluluskan mahasiswa dari program S1 sebanyak 13-an ribu orang, dan dari program D2 dan D3 sebanyak 8 ribuan orang.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UNW Mataram, Dr. Lalu Sirajul Hadi, M.Pd., menambahkan, UNW Mataram terus berupaya meningkatkan kompetensi dosen. Pihaknya memiliki program jangka pendek dan menengah. Di antaranya percepatan dosen yang menempuh studi S3.

“Dari sumber daya yang dimiliki, dosen tetap kita tingkatkan kualitas dan kemampuannya, terutama mengenai perkembangan kebijakan pendidikan yang dinamis. Dari sisi penelitian, dosen UNW Mataram dari sisi kemampuan riset bisa bersaing dengan yang lain dilihat dari penghargaan penerima hibah terbanyak. UNW juga komitmen membangun kerja sama luar negeri dan dalam negeri,” pungkas Lalu Sirajul Hadi. (ron)