Kendala Dana Terpecahkan, BPR Kanti Bali Tawarkan Kredit hingga Rp10 Miliar

Tanjung (Suara NTB) – Masalah dana tampaknya tidak akan menjadi masalah lagi di kalangan petani porang Kabupaten Lombok Utara (KLU), pada masa tanam berikutnya. Pasalnya, kelompok petani di bawah Koperasi Porang Berkah Gumi Lombok (BGL) – KLU, mendapat tawaran kredit dengan nilai fantastis.

Ketua Koperasi BGL, Putra Anom, kepada Suara NTB, Kamis, 21 Juli 2022, mengakui mendapat kunjungan manajemen BPR Kanti – Bali, bertepatan dengan HUT Lombok Utara. Adapun yang turun ke lokasi sentra pengolahan porang Koperasi BGL di Desa Akar-Akar, adalah Direktur Muda BPR Kanti, Liliwati, bersama salah seorang asisten. Terbangun komunikasi positif antara BPR dengan Koperasi BGL, bahwa BPR akan mengucurkan linkage program ke petani porang melalui lembaga koperasi.

“Dengan BPR, kami sudah komunikasi via telepon seminggu lalu. Saya tanya, maksimal pinjaman berapa? Ternyata  di BPR Kanti, kita bisa mengakses dari Rp 1 miliar sampai Rp 10 miliar,” ungkap Putra Anom.

Ia menerangkan, kehadiran manajemen BPR Kanti kemarin bertujuan untuk mensurvei situasi dan kondisi lapangan usaha Pporang petani di KLU. Termasuk melihat, sejauh mana persiapan ekspor ke China melalui Vietnam dari kontrak 100 ton yang disepakati koperasi.

Putra Anom melanjutkan, BPR Kanti melihat Koperasi BGL sebagai mitra potensial untuk ekspansi pasar kredit di NTB khususnya Pulau Lombok. Pihak bank, bahkan sudah mengarahkan pihak koperasi untuk segera mengajukan berkas pinjaman.

“Untuk usulan kredit ini, sedang kita bahas di koperasi bersama pengurus dan anggota Koperasi yang lain. Karena di BPR Kanti ini, skimnya enak sekali, artinya sesuai harapan petani,” ucapnya.

Untuk diketahui, sambung Putra, skim kredit digulirkan kepada koperasi. Petani porang tidak dilayani mengajukan pinjaman secara parsial atau individu. Selanjutnya, gelondongan modal yang diperoleh koperasi akan disalurkan kepada kurang lebih 800 anggota di 4 kecamatan (Bayan, Kayangan, Gangga dan Tanjung).

Putra menilai, skim yang disalurkan oleh BPR Kanti, sangat lunak. Di mana, petani diberi ruang pengembalian berjangka, bisa 3 tahun, 4 tahun bahkan 5 tahun. Periode pengembalian inilah yang disambut petani, karena sejalan dengan siklus budidaya porang, dari tanam sampai panen. Di samping itu, tingkat rate juga dinilai cukup wajar dengan pengembalian pascapanen.

“Bank lain juga ada yang pasti kembali selama setahun. Tetapi khusus porang, dari tanam ketak sampai panen, paling cepat 2 tahun. Umbi mini bisa 1 tahun, tetapi biaya tinggi, sehingga tidak cukup pengembalian petani untuk luasan 1 hektar,” paparnya.

Lantas berapa plafon pinjaman koperasi nantinya? Menjawab itu, Putra Anom memprediksi usulan awal senilai Rp 1 miliar. Pinjaman ini akan digunakan untuk mempercepat proses pengeringan chip untuk kebutuhan ekspor. Petani tidak ingin hanya menggantungkan pengeringan dari sinar matahari. Ada kalanya, di wilayah Lombok Utara terjadi hujan pada saat musim kemarau.

Untuk harga mesin pengering sendiri, bervariasi antara Rp 200 juta hingga Rp 500 juta, tergantung volume material. Menurut Anom, dari sisa plafon kredit sebesar Rp 1 miliar itu, pihaknya akan menyalurkan Rp 500 juta lagi dalam bentuk kredit kepada anggota, serta menciptakan lahan demplot porang milik koperasi minimal di 2 kecamatan, yakni Bayan dan Gangga.

“Enaknya dengan BPR Kanti, misalnya di tengah berjalannya kredit, Koperasi butuh tambahan modal, bisa dikucurkan tanpa mengulang proses dari awal. Karena koprasi sudah melihat lapangan, dan kita di koperasi juga punya jaminan walaupun bagi bank, itu hanya formalitas,” pungkasnya. (ari)

amman




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

0
Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19 Agustus 2022, wisatawan kelahiran Israel berkebangsaan Portugal meninggal terjatuh di ketinggian 150 meter dari Puncak...

Latest Posts

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19...

JNE Raih 2 Penghargaan Bergengsi Kriteria Pelayanan Pelanggan

Jakarta (Suara NTB) -Kinerja maksimal dalam seluruh aspek yang...

Yuk Belajar Cara Pengiriman Uang ke Luar Negeri yang Mudah & Murah

Pengiriman uang ke luar negeri di zaman serba digital...

Kado Kemerdekaan ke 77 RI, Sistem Transmisi Bima-Sape Operasi Penuh

Mataram (suarantb.com)- Tanggal 17 Agustus 2022, bertepatan dengan perayaan...

Dispora NTB Usulkan Porprov NTB Ditunda

Mataram (Suara NTB) - Rencana KONI NTB menggelar Pekan...