IPSI Loteng Jaring Calon Pesilat Usia Dini

0
Kejuaraan pencak silat yang digelar IPSI Loteng di GOR Praya, dalam rangka menjaring calon pesilat usia dini, Kamis, 21 Juli 2022.(Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Setelah cukup lama vakum lantaran pandemik Covid-19, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Kamis, 21 Juli 2022, menggelar kejuaraan daerah pencak silat IPSI Loteng Cup tahun 2022. Kejuaraan yang direncanakan digelar di GOR Praya selama empat hari hingga Minggu, 24 Juli 2022 besok tersebut, menjadi ajang menjaring para calon pesilat sekaligus atlet masa depan Loteng.

Ketua IPSI Loteng, H. Lalu Rusmat, S.H., mengatakan pesilat yang ikut bertanding tercatat sebanyak 296 orang. Terbagi dalam tiga kategoria usia. Mulai dari usia dini untuk usia sekolah dasar (SD), pra remaja usia sekolah SMP serta remaja untuk siswa SMA. “Jadi kejuaraan ini kita khususnya untuk usia dini hingga remaja,” ujarnya.

Hal itu dilakukan karena IPSI Loteng bisa memulai kembali proses pembinaan bibit-bibit potensial pesilat dan atlet yang bisa diandalkan di masa yang akan datang. Sehingga proses pembinaan difokuskan pada para pesilat usia-usia remaja ke bawah. Supaya pembinaan yang dilakukan bisa lebih matang dan optimal.

Dikatakannya, sejak pandemik Covid-19 melandai, inilah kejuaraan resmi pertama yang digelar oleh IPSI Loteng. Harapanya tentu dari kejuaraan tersebut bisa lahir bibit-bibit pesilat atau atlet potensi Loteng. Mengingat Loteng selama ini dikenal sebagai gudang atlet berprestasi, khususnya di cabang olahraga pencak silat.

“Total ada sekitar 15 perguruan dan sekolah yang turut ambil bagian dalam kejuaraan kali ini. Harapan kita selaian ajang seleksi, kejuaraan ini sekaligus menjadi wahana bagi perguruan pencak silat yang ada di Loteng untuk mengevaluasi proses pembinaa yang dilakukan selama ini,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Loteng, M. Samsul Qomar, berharap kejuaraan tersebut bisa menjadi titik awal kebangkitan pencak silat Loteng. Karena semua pihak tentu IPSI Loteng bisa kembali bangkit dengan bibit-bibit baru nan potensial. Supaya bisa lahir kembali Mariati-Mariati lain di Loteng.

“Cabor beladiri, khusunya pencak silat merupakan salah satu cabor unggulan Loteng untuk menghadapi berbagai event olahraga di tingkat provinsi maupun regional. Dan, KONI Loteng pastikan akan mendukung penuh upaya pencarian bibit-bibit atlit berprestasi seperti yang dilakukan IPSI Loteng kali ini. Karena event seperti ini baik sebagai media pembinaan dan sarana pengkaderan sejak usia dini,” tegas mantan Ketua Komisi II DPRD Loteng ini. (kir)