14 Event di NTB Berpotensi Terganggu karena Tingginya Harga Tiket Pesawat

0
Ilustrasi

Mataram (Suara NTB) – Sebanyak 14 event akan diselenggarakan di Provinsi NTB pada semester II tahun 2022 ini. Event nasional dan internasional ini bisa terganggu karena tingginya harga tiket pesawat. Seperti dikemukakan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Yusron Hadi, usai mengikuti pertemuan di PHRI NTB, Rabu, 20 juli 2022.

Yusron mengatakan, 14 event tersebut terdiri dari event musik, fashion, olahraga, hingga balap motor. Event-event tersebut diselenggarakan oleh komunitas, lembaga. Skala nasional dan internasional.  Sebelumnya, pada semester I 2022, sudah ada 10 event yang sudah selesai dilaksanakan. “Kita sangat berharap harga tiket ini segera mengalami penyesuaian supaya tidak mengganggu minat kunjungan orang datang ke sini (NTB). Biar event kita juga bisa meningkat. Tentu saja (kenaikan harga tiket pesawat) menjadi pertimbangan kita. Semoga tetap terlaksana,” harapnya.

Untuk itu, Yusron mengatakan, langkah selanjutnya yang akan dilakukan adalah bersurat kepada Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah terhadap keluhan-keluhan stakeholders. Termasuk dorongan agar pemerintah daerah memberikan subsidi terhadap tingginya harga tiket pesawat. Selain itu, Yusron juga mengatakan, bersama PHRI dan stakeholders lainnya, pihaknya juga akan bersurat kepada DPRD NTB. Harapannya, persoalan tingginya harga tiket pesawat ini juga dapat diintervensi secara politis.

“Nanti kita harapkan DPRD NTB berkoordinasi dengan DPR RI dan mencari benang merah persoalan ini dengan seluruhnya yang terkait,” ujarnya. Surat juga akan dilayangkan kepada Kementerian Perhubungan. Kendati bukan ranah Dinas Pariwisata masuk, namun persoalan harga tiket pesawat ini menurutnya berkaitan erat dengan sektor pariwisata.

Tentu tak lupa juga, daerah akan bersurat kepada Kementerian Pariwisata. Serta kementerian-kementerian lainnya terkait. “Kita berharap, aksebilitas keluar masuk orang ke NTB tidak terganggu karena persoalan harga tiket ini,” imbuhnya.

Sebelumnya, ia mengatakan sudah berkoordinasi dengan salah satu maskapai penerbangan menanyakan perihal ini. Dalam keterangan yang didapat, kenaikan harga tiket pesawat terjadi karena kenaikan komponen pendukung lain dalam penerbangan.

Selain itu, setelah pandemi covid-19 selama dua tahun lebih, jumlah pesawat yang beroperasi juga terbatas. Karena terlebih dahulu, untuk mengoperasikannya kembali, pesawat-pesawat ini harus dimaintenance. “Kemungkinan Oktober 2022 ini harga tiket pesawat bisa berangsur-angsur normal,” demikian Yusron. (bul)