SK Mendagri Terbit, Mori dan Hadi Resmi Lepas Jabatan Pimpinan DPRD NTB

Mataram (Suara NTB) – Mori Hanafi dan Abdul Hadi telah resmi berhenti menjabat sebagai pimpinan DPRD Provinsi NTB dengan telah terbitnya Surat Keputusan (SK) Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) nomor 161.52/4913/OTDA tertanggal 15 Juli 2022 tentang pemberhentian secara hormat dua Wakil Ketua DPRD NTB tersebut.

Ketua Fraksi Partai Gerindra, Sudirsah Sujanto yang dikonfirmasi Suara NTB pada Rabu,20 Juli 2022 membenarkan prihal SK Mendagri yang beredar tentang pemberhentian Mori Hanafi sebagai wakil ketua DPRD NTB tersebut. Dengan telah keluarnya SK Mendagri tersebut, maka per tanggal 15 Juli, Mori Hanafi sudah tidak lagi menjabat Wakil Ketua DPRD NTB.

“Baru SK pemberhentian yang sudah terbit. Jadi per tanggal 15 Juli itu saudara Mori Hanafi sudah resmi tidak lagi menjadi Wakil Ketua DPRD NTB, dan tidak boleh lagi bertindak atas nama pimpinan DPRD NTB,” ucap Sudirsah.

Sedangkan SK Mendagri untuk pengangkatan Nauvar F Farinduan sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB yang diusulkan menggantikan Mori Hanafi sampai saat ini masih belum keluar. Pasalnya SK untuk pemberhentian Mori dan pengangkatan Farin sebagai pimpinan DPRD NTB merupakan hal yang terpisah.

“Dia terpisah, beda SK untuk pemberhentian dan pengangkatan. Jadi kita tunggu dulu SK pengangkatan saudara Farin keluar, setelah itu baru nanti Badan Musyawarah DPRD NTB menjadwalkan sidang paripurna istimewa untuk pelantikan pimpinan DPRD NTB yang baru,” jelasnya.

Kaitannya dengan telah terbitnya SK Mendagri tentang pemberhentian Mori Hanafi sebagai Wakil Ketua DPRD NTB itu. Sudirsah kemudian menegaskan bahwa Mori Hanafi sudah tidak lagi memiliki legalitas untuk bertindak mengatasnamakan pimpinan DPRD NTB.

Mori Hanafi sudah tidak bisa lagi untuk memimpin rapat-rapat di DPRD NTB. Termasuk juga segala fasilitas yang diterima Mori Hanafi sebagai pimpinan DPRD harus dihentikan oleh Sekretariat DPRD NTB sejak tanggal keluarnya SK pemberhentian dari Mendagri tersebut.

“Semua hal-hal yang menyangkut pimpinan sudah harus dilepas Mori. Tapi untuk lebih detailnya silakan konfirmasi ke pimpinan DPRD atau Sekretariat Dewan, karena disana untuk pelaksanaannya,” kata Sudirsah yang juga ketua OKK DPD Gerindra NTB ini.

Dikonfirmasi terpisah via sabungan telpon dan pesan singkat WhatsApp. Sekretaris DPRD Provinsi NTB, H. Mahdi Muhammad terkait dengan SK Mendagri tentang pemberhentian dua pimpinan DPRD NTB tersebut, tidak menampik terkait dengan SK Mendagri tentang pemberhentian dua pimpinan DPRD NTB tersebut sudah terbit. Hanya saja pihak masih menunggu fisik SK tersebut. “Infonya sudah, tapi secara fisiknya kami belum terima sehingga masih menunggu,” ucap Mahdi.

Mori Hanafi yang dikonfirmasi Suara NTB terkait dengan terbitnya SK Mendagri tentang pemberhentiannya sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB membenarkan. Maka dengan demikian dirinya sudah resmi tidak lagi menjabat sebagai pimpinan DPRD NTB. “Ya benar dinda, cuma masih di Jakarta SK ini,” katanya. (ndi)

amman




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Berdayakan 11 Ribu Klaster Usaha, BRI Perkuat Komitmen Bawa UMKM Naik...

0
Jakarta (suarantb.com) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk secara konsisten mendorong pelaku UMKM meningkatkan skala bisnisnya. Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan yang ke-77 Republik...

Latest Posts

Berdayakan 11 Ribu Klaster Usaha, BRI Perkuat Komitmen Bawa UMKM Naik Kelas

Jakarta (suarantb.com) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...

Bang Zul Apresiasi Masjid Sederhana di Desa Wakan

Mataram (Suara NTB) – Menyapa langsung masyarakat Nusa Tenggara...

Lagu Sasak Masuk Kompilasi Video Musik Wonderland Indonesia 2

Mataram (Suara NTB) - Lagu Sasak “Lalo Ngaro” dari...

1.856 Rumah di Kota Bima Masih Kumuh

Kota Bima (Suara NTB) - Dinas Pekerjaan Umum dan...

Bupati Lobar Promosikan Wisata Olahraga Bersepeda di Senggigi

Giri Menang (Suara NTB) - Keindahan alam dan pantai...