Melihat Kinerja Tim NTB Care, Kerja Hampir 24 Jam, Pantau Medsos Tiap Saat

0
Tim NTB Care menunjukkan aduan dari masyarakat pada pimpinan daerah yang masuk lewat monitor. Sekarang ini, Sekretariat NTB Care berada di Biro Organisasi Setda NTB. (Suara NTB/ham)

NTB Care adalah sistem layanan pengaduan masyarakat yang menyediakan berbagai kanal pengaduan berbasis teknologi informasi untuk memudahkan masyarakat dalam menyampaikan pengaduan dan ditindaklanjuti oleh Pemprov NTB. Berbagai macam jenis aduan masuk ke NTB Care, mulai dari jalan rusak, sekolah rusak, warga yang membutuhkan pertolongan dan lainnya. Namun, di balik itu semua ada tim yang selalu bekerja penuh memberikan informasi pada pimpinan daerah.

LAYAR monitor berukuran 43 inchi di Biro Organisasi Setda NTB menampilkan berbagai macam aduan masyarakat pada pemerintah daerah. Ada aduan terkait jalan rusak, fasilitas umum yang rusak hingga warga miskin yang sakit dan belum masuk dalam jaminan kesehatan nasional. Aduan-aduan ini kemudian dibuatkan laporan menjadi satu dan diteruskan pada pihak yang berwenang.

Di balik aduan atau laporan yang disampaikan pada pimpinan ini ternyata ada tim kerja yang setiap saat memantau berbagai perkembangan di media sosial (medsos). Bahkan medsos pimpinan daerah, seperti Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Sekda NTB Drs. H. Lalu Ariadi, M.Si., setiap saat selalu dalam pantauan.

Seperti disampaikan Rauhul, salah satu tim kinerja, jika ada pengaduan yang masuk ke medsos gubernur atau pimpinan daerah atau pimpinan daerah memposting mengenai berbagai macam keluhan masyarakat segera diteruskan pada pihak yang bertanggung jawab pada NTB Care untuk diteruskan pada pihak yang berwenang.

 Dirinya bersama beberapa tim, seperti I Gede Yasa, Syahrul seakan tidak pernah lepas dari medsos, baik saat jam kerja atau pulang kantor. Bahkan, saat di rumah, medsos pimpinan daerah dan juga pengaduan yang masuk ke lewat aplikasi NTB Care tetap dipantau dan disampaikan pada pimpinan.

‘’Kalau di rumah tetap kita pantau. Kita pantau medsos atau aduan yang masuk lewat aplikasi NTB Care,’’ ujarnya pada Suara NTB, Rabu, 20 Juli 2022.

Sementara Kepala Biro Organisasi Setda NTB Dr. Nursalim, S.Sos., M.M., menjelaskan, sebelumnya NTB Care berada di Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB. Namun, Gubernur NTB menginginkan agar NTB Care cepat dalam a merespon pengaduan-pengaduan lewat medsos.

Untuk itu, gubernur menunjuk Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Infrastruktur dan juga Staf Ahli Bidang Pemerintahan memonitor NTB Care. Apalagi Staf Ahli berada di bawah gubernur, sehingga bisa memanggil OPD dalam menindaklanjuti aduan yang masuk lewat medsos.

‘’Beda sebelumnya saat berada di Diskominfotik hanya bersifat konsolidasi. Namun, kalau di Staf Ahli bisa memanggil pimpinan OPD, apakah sudah menindaklanjuti aduan yang masuk atau tidak.   Sementara Biro Organisasi hanya mendukung untuk pelaksanaan administrasi NTB Care yang bertugas dalam mendukung kegiatan di lapangan. Tapi teknis kebijakan operasional itu, tetap di bawah Staf Ahli,’’ ujarnya. (ham)