Kedepankan Preemtif, 880 Surat Teguran Diberikan ke Pelanggar

0
Polisi memberikan surat teguran kepada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran

Mataram (Suara NTB) – Pelaksanaan operasi patuh rinjani sudah berjalan selama satu minggu dan dalam kurun waktu tersebut sekitar 880 surat teguran terhadap para pengendara yang melanggar. Jumlah tersebut cenderung meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya 720 dan belum ada sanski tilang.

“Belum ada sanksi tilang yang kita lakukan karena kita lebih mengedepankan pembinaan kepada masyatakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas,” ungkap Kapolresta Mataram melalui Kasat Lantas Kompol Bowo Tri Handoko SE., S. IK, Rabu, 20 Juli 2022. Selain memberikan teguran, pihaknya juga mengunjungi sekolah dan mahasiswa. Hal itu dilakukan untuk memberikan pemahaman terkait pentingnya menjaga keselamatan pada saat berlalu lintas.

Terutama kaitannya dalam pengunaan helm (pelindung kepala). Sebab jika terjadi kecelakaan dan tidak menggunakan helm maka tingkat fatality akan semakin tinggi. “Selain teguran, kita juga turun ke sekolah memberikan himbauan untuk tertib berlalu lintas,” sebutnya. Dalam operasi patuh rinjani dengan tidak adanya penilangan, maka yang diutamakan adalah peningkatan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah pendidikan.

Karena di tahun ini lebih menekankan pada kegiatan premtif dan preventif daripada represif.  Dengan cara edukasi kepada masyarakat pengguna jalan agar mau tertib berlalu lintas dalam mengemudikan kendaraan bermotornya. “Operasi Patuh Rinjani 2022 kali ini kita  mengutamakan peningkatan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah pendidikan,” tandasnya. (ils)