BKIPM Mataram Catat Ribuan Benih Lobster Masuk dari Luar NTB

Mataram (Suara NTB) – Lombok tercatat sebagai salah satu penghasil benih lobster (benur) terbesar di Indonesia. Bahkan hasil tangkapan nelayan dijadikan komoditas ekspor sebelum adanya pembatasan berat yang diperbolehkan untuk dikirim keluar negeri.

Namun ironis, Lombok malah sebaliknya mendatangkan benur dari luar daerah, dari Kendari, Sulawesi Tenggara untuk kebutuhan budidaya.

Balai Karantina dan Pengendalian Mutur (BKIPM) Mataram mencatat, salah satu perusahaan, yaitu Wahai Laut Lombok tercatat mendatangkan empat kali benur dari Kendari pada Bulan Juni 2022. Jumlahnya sebanyak 6.300 ekor.

Kepala BKIPM Mataram, Obing Hobir As`ari di ruang kerjanya, Rabu (20/7) kemarin menjelaskan, benur-benur ini didatangkan untuk kebutuhan budidaya lobster di Teluk Awang, Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok.

Ia juga turut bertanya, mengapa Lombok mendatangkan benur dari luar. Padahal disepanjang pantai selatan, hingga ke Pulau Sumbawa, terdapat potensi benih lobster. Bahkan sebelum adanya aturan – aturan pengiriman benih lobster, pesisir Selatan Lombok diketahui sebagai sumber penyuplai benur yang dikirim keluar negeri.

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) telah mengatur lalu lintas pengiriman lobster. Yang boleh dikirim keluar negeri untuk ekspor adalah lobster dengan ukuran berat minimal 200 gram.

Dibawah itu, apalagi untuk benur, sama sekali tidak boleh diekspor, kecuali dikirim antar pulau di Indonesia untuk kebutuhan budidaya.

“Kalau benur dikirim antar daerah, boleh. Dengan catatan, daerah sumber mengeluarkan SKAB (Surat Keterangan Asal Benur)  yang dikeluarkan oleh Dinas Kelautan Perikanan kabupaten. Kami di BKIPM bisa menerbitkan rekomendasi atau surat keterangan sehat. baru bisa dikirim. Kalau untuk ekspor tidak bisa,” jelas Obing.

Lalu lintas pengiriman benur dijaga ketat, sehingga sangat kecil kemungkinan untuk diselundupkan. Namun Obing juga menyebut baru-baru ini telah menggagalkan pengiriman benur melalui Pelabuhan Lembar. Jumlahnya sebanyak 17.160 ekor. Penggagalan benur illegal ini juga bekerjasama dengan stakeholders lain dan aparat penegak hukum.(bul)

amman




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

0
Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19 Agustus 2022, wisatawan kelahiran Israel berkebangsaan Portugal meninggal terjatuh di ketinggian 150 meter dari Puncak...

Latest Posts

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19...

JNE Raih 2 Penghargaan Bergengsi Kriteria Pelayanan Pelanggan

Jakarta (Suara NTB) -Kinerja maksimal dalam seluruh aspek yang...

Yuk Belajar Cara Pengiriman Uang ke Luar Negeri yang Mudah & Murah

Pengiriman uang ke luar negeri di zaman serba digital...

Kado Kemerdekaan ke 77 RI, Sistem Transmisi Bima-Sape Operasi Penuh

Mataram (suarantb.com)- Tanggal 17 Agustus 2022, bertepatan dengan perayaan...

Dispora NTB Usulkan Porprov NTB Ditunda

Mataram (Suara NTB) - Rencana KONI NTB menggelar Pekan...