Yayasan Dharma Laksana Bangun Asrama Putri

0
Ketua Yayasan Dharma Laksana, I Made Slamet menerima donasi dari Mr.Engketa Selu. (Suara NTB/ist)

YAYASAN  Dharma Laksana Mataram terus mengepakkan sayap untuk menggapai kemajuan.  Setelah  menambah areal yayasan  seluas 700m2, kini yayasan yang dinahkodai oleh  I Made Slamet  tersebut, telah  berhasil membangun asrama putri berlantai dua.  Asrama dengan enam kamar tidur  itu diberi nama, Asrama Putri Tika Getul.

Nama tersebut, menurut  Made Slamet,  diambil dari nama isteri  I Nengah Getul,  warga Pagutan Mataram. ‘’Sebagai penghormatan  kami kepada keluarga  besar Bapak  I Nengah Getul yang sangat berjasa terhadap  keberadaan dan perkembangan Yayasan Dharma Laksana,’’ ungkap Made Slamet dalam sambutannya pada acara peresmian  asrama putri  yayasan,  Minggu, 17 Juli 2022.

Slamet menyebutkan,  anak asuh yayasan saat ini berjumlah  60 orang.  Mereka adalah anak  yatim piatu Hindu (Yapindu) yang datang dari berbagai daerah di NTB.  Yang datang mendaftar banyak, tetapi  yayasan tidak bisa menampung karena kekurangan  tempat tidur.

‘’Kami   merasa  sedih sekali,  karena tidak bisa menerima  mereka,’’  ucap anggota  DPRD NTB  dari Fraksi PDIP itu dengan nada lirih.

Namun,  yayasan akan terus berusaha  meningkatkan kapasitas  asrama agar bisa menampung anak Yapindu lebih  banyak lagi.  Tahun depan, yayasan merencanakan untuk membangun asrama putra di  sebelah barat pada lahan yang sama.  ‘’Mohon doanya, semoga usaha kami bisa terwujud,’’ harapnya.

Hadir dalam acara peresmian,  Ketua PHDI NTB,  Rektor IAHN  Gede Pudja  Mataram,  para donatur,  para pimpinan Ormas dan tokoh umat  Hindu.  Salah seorang donatur berkebangsaan India yang selama ini tinggal di Malaysia,  Mr. Engketa Selu,  secara spontan berdonasi untuk Yayasan Dharma Laksana sebesar  Rp40 juta.

‘’Kegiatan yayasan ini sangat mulia, makanya akan terus kami  bantu,’’   kata  Mr. N. Nathan, juru bicara  Mr. Selu  pada acara peresmian,  sembari mengatakan bahwa mereka mengetahui Yayasan Dharma Laksana sejak tahun 2017. (r)