Lomba Tingkat Provinsi, Desa Mekarsari dan Kelurahan Gerung Selatan Wakili Lobar

0
Tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan dipimpin Kepala DPMPD Dukcapil Provinsi NTB, H. Ashari disambut oleh Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sekda H. Baehaqi dan jajaran saat turun melakukan penilaian di Lobar. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Desa Mekarsari Kecamatan Narmada mewakili 119 desa di Kabupaten Lombok Barat (Lobar) dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi NTB. Selain Desa Mekarsari, Kelurahan Gerung Selatan juga mewakili lomba kelurahan. Belasan tim dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMPD Dukcapil) Provinsi NTB turun melakukan penilaian lapangan dua lokasi itu, Sabtu, 16 Juli 2022.

Di Desa Mekarsari, tim dari provinsi tersebut disambut oleh Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid, Sekda Dr. Baehaqi, para asisten dan Kepala OPD lingkup Pemkab Lobar, Ketua PKK Lobar Hj. Khairatun Fauzan Khalid, Camat Narmada M. Busyairi, Kades Mekarsari Sapinah, dan tokoh masyarakat setempat.

“Tim penilai untuk melakukan verifikasi apa yang sudah dipresentasikan oleh Kepala Desa Mekarsari apakah pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintah desa, dalam menyelenggarakan aspek pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan di Desa Mekarsari sesuai dengan fakta,”  ungkap kata Kepala DPMPD Dukcapil Provinsi NTB, Dr. H. Ashari.

Dikatakan, lomba desa dan kelurahan sebenarnya pembinaan reguler setiap tahun untuk melihat perkembangan pemerintahan desa maupun kelurahan dalam. Menurutnya, kalau berbicara administrasi semua sudah lengkap, sehingga pihaknya turun untuk melihat komitmen desa dengan fakta-fakta di lapangan. ‘’Bagaimana dukungan desa terhadap beberapa bidang yang sudah ditekankan seperti bidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan,” ujarnya.

Begitu juga persoalan lingkungan, penanganan kesehatan masyarakat berbasis dusun di desa melalui Posyandu Keluarga dan pengelolaan Bank Sampah di bawah komando Wakil Gubernur NTB untuk mewujudkan NTB Zero Waste. Sehingga, dengan program prioritas membangun dan melawan kemiskinan dari desa, dapat terus dipercepat.

Selain itu, diharapkan juga desa untuk menggali potensi-potensi yang ada untuk dikembangkan oleh kepala desa dengan Dana Desa (DD) yang ada.  DD yang bergulir di NTB selama setahun, ujarnya, sebesar Rp1,230 triliun. Kalau diasumsikan masing-masing desa itu ada yang dapat Rp 800 juta, Rp 1,5 milliar,  Rp 2 milliar bahkan ada yang dapat Rp 3 milliar. ‘’Kalau dirata-ratakan semua Rp 1,6 milliar per desa. Artinya untuk mengelola desa dirasa sudah cukup, tapi setelah melihat sisi pembangunan masih jauh kurang,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Lobar H. Fauzan Khalid menyampaikan kehadirannya ke Desa Mekarsari bukan karena ingin juara tapi ingin lebih memotivasi pemerintah desa, aparatur desa bahkan termasuk masyarakatnya untuk lebih semangat. Sehingga apapun yang mereka lakukan dan programkan itu di bawah dukungan Pemkab Lobar. “Ini selalu kita lakukan, tidak hanya di Desa Mekarsari,” ujar Fauzan.

Selanjutnya mantan Ketua KPU NTB itu menyebut desa-desa di NTB juara satu nasional selalu diwakili oleh Lobar. Misalnya Lingsar juara satu nasional,  kemudian Suranadi Kecamatan Narmada juara satu nasional. “Sejak Lombok Barat tidak pernah jadi utusan tidak pernah lagi juara satu,” ungkapnya.

Di Kelurahan Gerung Selatan yang merupakan perwakilan Kabupaten Lobar untuk mengikuti Lomba Kelurahan tingkat Provinsi NTB Tahun 2022. Tim penilai disambut Bupati, diiringi Tari Gendang Beleq berjalan mulai dari pertigaan Pasar Gerung sampai di halaman Kantor Kelurahan Gerung Selatan.

Lurah Gerung Selatan Baiq Tria Rurin Prihatini dalam sambutannya mengatakan, Ketika Gerung Selatan ditetapkan menjadi perwakilan di Lobar Lomba Kelurahan di tingkat provinsi pihaknya merasa kaget, mengingat Kelurahan Gerung Selatan masih sangat relatif muda.Tetapi, lanjutnya, ini sudah menjadi perintah pimpinan dan pihaknya menerima amanah dan menjadi juara. (her)