Terdakwa Kasus UU ITE KSU Rinjani Divonis Ringan

0
Sidang putusan kasus pelanggaran UU ITE KSU Rinjani dengan tersangka Sri Sudarjo di Pengadilan Negeri Mataram. (SuaraNTB/ils)

Mataram (Suara NTB) – Pengadilan Negeri Mataram, menjatuhkan hukuman satu tahun enam bulan penjara kepada Sri Sudarjo, Ketua KSU Rinjani atas kasus dugaan pelanggaran UU ITE terkait penyebaran berita tidak benar soal dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Putusan tersebut lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama tiga tahun enam bulan.

“Setelah kita lakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan fakta-fakta di persidangan maka terdakwa kita jatuhi hukuman Satu tahun enam bulan penjara,” sebut ketua Majelis Hakim PN Mataram, I Putu Hariadi, Jumat, 15 Juli 2022. Terkait dengan surat putusan tersebut baik kuasa hukum terdakwa dan JPU masih pikir-pikir sehingga belum ada putusan inkrah.

Dalam amar putusan tersebut, terdakwa secara sah dan meyakinkan telah melakukan dugaan pelanggaran Undang- undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Dimana terdakwa dianggap secara sengaja menyebarkan informasi yang menimbulkan rasa perselisihan dan kegaduhan antar individu dan kelompok tertentu terkait dana PEN. Barang-barang milik terdakwa juga dirampas dan dimusnahkan. Selain itu, terdakwa juga dibebankan untuk membayar biaya perkara sebesar Rp2.500. “Karena antara kuasa hukum dan JPU masih pikir-pikir, sehingga perkara ini masih belum memiliki kekuatan hukum tetap  (inkrah),” sebutnya.

Sementara itu, di depan gedung PN Matarm, massa pendukung Sri Sudarjo melakukan aksi dan meminta supaya yang bersangkutan dibebaskan. Aksi tersebut terjadi sejak sidang dimulai sekitar pukul 9.00 Wita sampai dengan 15.00 Wita. Ratusan personel gabungan dari Polresta Mataram terlihat mengamankan jalannya aksi yang mengakibatkan arus lalu lintas menjadi terhambat. Sempat terjadi kericuhan dan beberapa orang masa aksi diamankan petugas karena dianggap sebagai provokator. (ils)