Sirkuit Motocross Lantan Berubah Jadi Lokasi Tambang Batu Apung

Praya (Suara NTB) – Keberadaan sirkuit motocross 459Lantan Desa Lantan Kecamatan Batukliang Utara, nyatanya membawa berkah tersendiri bagi warga sekitar. Di tengah sepinya event balapan di sirkuit yang baru beberapa bulan selesai dibangun tersebut, sejumlah warga memanfaatkan area sirkuit sebagai lokasi menambang batu apung. Maklum, sirkuit motocross Desa Lantan tersebut nyatanya menyimpan potensi batu apung cukup besar.

Inaq Juhirah, salah seorang penambang batu apung asal Desa Lantan, kepada Suara NTB, beberapa hari lalu, mengaku aktifitas menambang batu apung di area sirkuit sudah dilakukan sejak awal sirkuit mulai dibangun. Dan, sampai saat ini sudah ada sekitar puluhan warga yang ikut menambah batu apung di area sirkuit.

Dalam hal ini warga mengambil dan mengumpulkan batu apung yang berserakan di area sekitar sirkuit. Baik itu yang berukuran besar maupun kecil. “Kalau batu apung yang berukuran besar kita pecah-pecah lagi menjadi ukuran lebih kecil. Sementara yang ukuran cukup dikumpulkan dan dimasukkan dalam karung,” terangnya.

Untuk satu karung ukuran medium, warga mengharganya sebesar Rp 5.000. Warga pun mengaku sejauh ini tidak begitu kesulitan memasarkan batu apung tersebut. Karena sudah ada pembelinya. Bahkan, ada warga penambang batu apung yang sudah disiapkan karung oleh pembeli. Jadi warga tinggal mengumpulkan batu apung, nanti pembelinya yang akan mengambil sendiri batu apung tersebut.

Meski tidak terlalu besar, tapi penghasilan dari menambang batu apung sedikit tidak bisa menutupi kebutuhan sehari-hari. “Kalau bicara penghasilan dari hasil batu apung memang tidak besar. Tapi adalah untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup keseharian,” ujar Inaq Juhirah seraya menambahkan, batu apung tersebut akan digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan keramik serta perabotan rumah tangga, seperti piring dan gelas

Aktifitas menambang batu apung sendiri dilakukan sejak pagi hingga sore hari. Dalam seharinya warga bisa mengumpulkan belasan karung batu apung siap jual. Aktifitas menambang batu apung tersebut hanya dilakukan saat sirkuit tidak digunakan saja. Nanti kalau ada event, aktifitas menambang dihentikan sementara waktu.

Terkait aktifitas warga menambag batu apung di area sirkuit motocross tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Loteng, L. Rahardian, Kamis, 14 juli 2022. mengaku kalau aktifitas itu sudah cukup lama dilakukan oleh warga. Pihaknya dalam hal ini tidak mempersoalkan aktifitas mengambil batu apung tersebut. Asalnya tidak sampai berlebihan yang  bisa merusak sirkuit.

Justru aktifitas mengambil batu apung tersebut baik untuk lahan sirkuit. Karena lahan sirkuit akan lebih padat, lantaran batu apung yang ada didalammya sudah diambil. “Tidak masalah batu apung di area sirkuit diambil. Karena itu baik untuk membuat lahan sirkuit menjadi lebih padat,” ujar Rahardian. (kir)

amman




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

0
Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19 Agustus 2022, wisatawan kelahiran Israel berkebangsaan Portugal meninggal terjatuh di ketinggian 150 meter dari Puncak...

Latest Posts

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19...

JNE Raih 2 Penghargaan Bergengsi Kriteria Pelayanan Pelanggan

Jakarta (Suara NTB) -Kinerja maksimal dalam seluruh aspek yang...

Yuk Belajar Cara Pengiriman Uang ke Luar Negeri yang Mudah & Murah

Pengiriman uang ke luar negeri di zaman serba digital...

Kado Kemerdekaan ke 77 RI, Sistem Transmisi Bima-Sape Operasi Penuh

Mataram (suarantb.com)- Tanggal 17 Agustus 2022, bertepatan dengan perayaan...

Dispora NTB Usulkan Porprov NTB Ditunda

Mataram (Suara NTB) - Rencana KONI NTB menggelar Pekan...