Pasar Lelang Pertama Tahun 2022, Nilai Jual Beli Komoditas Agro Mencapai Rp500 Juta

Mataram (Suara NTB) – Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri (PPDN) Dinas Perdagangan Provinsi NTB menggelar kembali kegiatan pasar lelang komoditas agro pertama untuk tahun 2022 ini. transaksinya menembus nilai setengah miliar lebih.

Kegiatan pasar lelang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Mataram, Kamis, 14 Juli 2022. Puluhan pengusaha komoditas dipertemukan. Ada juga pengusaha komoditas dari luar NTB yang ikut secara daring (online).

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Endang Sri Wahyuni memantau dan mengawal kegiatan pasar lelang hingga selesai

Beberapa komoditas yang diperjualbelikan dalam kegiatan pasar lelang ini diantaranya, biji mete, beras B C4, buah kelapa, jahe, tortilla jagung, jagung, beras B ciliwung, kelor, kopi, pupuk organik cair, madu, kripik singkong, dan lainnya. Harga jual ditawarkan lebih rendah dari harga pasar. Karena dijual langsung oleh pengusaha petani/produsen.

Dalam setengah hari kegiatan pasar lelang, hasil tawar menawar petani dengan pengusaha komoditasnya, terjual beras ciliwung dan kakao. Nilai jual belinya Rp507.500.000. Dibeli oleh salah satu pengusaha komoditas dari Bali.

Tahun ini rencananya akan dilaksanakan tiga kali kegiatan pasar lelang. Menurun jika dibandingkan dengan tahun 2021 lalu. Pasar lelang dilaksanakan selama tujuh kali. Dengan nilai total transaksi jual beli mencapai Rp8.030.000.000.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Drs. H. Fathurrahman, M. Si yang membuka langsung kegiatan pasar lelang, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Endang Sri Wahyuni. Ia mengatakan, untuk pasar lelang pertama di tahun 2022 ini, pengusaha / petani yang diundang untuk menjual dan membeli produknya dari kabupaten/kota di Provinsi NTB.

“Karena mendatangkan langsung pengusaha dari luar daerah masih ada pertimbangan-pertimbangan lain. Sehingga yang kita undang adalah pengusaha-pengusaha komoditas dari dalam daerah saja,” katanya.

Namun dengan makin akrabnya penggunaan teknologi, kegiatan pasar lelang juga diikuti peserta dari luar NTB. mereka mengikuti proses penawaran komoditas, bagi yang membutuhkan, pengusahanya langsung ikut tawar menawar, bahkan bersepakat untuk transaksi.

Kepala Dinas menambahkan, kegiatan pasar lelang ini cukup efektif mempertemukan pengusaha penyedia komoditas, dengan pengusaha pembeli. Harga jualnya juga menggunakan harga jual dari petani langsung. Pasar lelang memangkas mata rantai yang panjang seperti yang biasanya berlaku. Sehingga harga yang ditawarkan dan diterima sangat kompetitif dibandingkan harga pasar.

Pasar lelang komoditas merupakan pasar terorganisir dan wahana bertemunya para pembeli dan penjual dengan menggunakan sistem lelang. Sebelum diselenggarakan pasar lelang komoditas, pengelola terlebih dahulu melakukan inventarisasi Pelaku Usaha dan Konsolidasi Komoditi bagi calon penjual dan pembeli yang tujuannya antara lain untuk mencocokkan jenis, jumlah dan kualitas komoditi yang ditawarkan serta permintaan yang dibutuhkan.

Setelah itu peserta menempati posisi masing-masing dan sampel komoditi telah tertata di tempatnya. Ketua atau Juru Lelang membuka jalannya pelelangan dan selanjutnya memimpin jalannya pelelangan. Dengan lebih dulu memanggil atau menyebutkan para peserta yang ikut lelang dengan menyebutkan jenis, jumlah dan spesifikasi komoditi yang di tawarkan.

Juru lelang memandu tawar-menawar antara penjual dan pembeli sampai terjadi deal dalam arti adanya kesepakatan harga serta waktu penyerahan dan pembayarannya.

Tujuan diselenggarakannya Pasar Lelang Komoditas antara lain :

  1. Menciptakan sistem perdagangan yang baik melalui transparansi mekanisme penentuan harga
  2. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas sistem perdagangan
  3. Menciptakan insentif bagi peningkatan mutu serta meningkatkan pendapatan petani produsen.

Pasar Lelang Komoditas yang dikembangkan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan sejumlah Pemerintah Daerah bekerja sama dengan perbankan, merupakan instrumen yang sangat strategis dalam upaya memperdayakan petani tersebut.(bul/*)

Galeri kegiatan pasar lelang komoditas agro I tahun 2022

amman




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Petani Porang di Sekotong Tengah Keluhkan Ruas Jalan Rusak

0
Akibat jalan rusak di wilayah terisolir Dusun Serero Desa Sekotong Tengah kecamatan Sekotong, Lombok Barat (Lobar), menghambat segala aktivitas warga setempat. Dimana warga sakit...

Latest Posts

Petani Porang di Sekotong Tengah Keluhkan Ruas Jalan Rusak

Akibat jalan rusak di wilayah terisolir Dusun Serero Desa...

Peredaran Dua Kilogram Narkoba di NTB Digagalkan

Mataram (Suara NTB) - Polda NTB menggagalkan peredaran narkoba...

Polisi Kantongi Hasil Audit Kerugian Negara Kasus Dana Kapitasi Puskesmas Babakan

Mataram (Suara NTB) - Polresta Mataram mengaku sudah menerima...

Kemendikbudristek dan Polda NTB Luncurkan Sekolah Satu Atap di Teluk Gok

Mataram (Suara NTB) - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan...