Lobar Mulai Dilanda Kekeringan

0
Tim Damkar Lobar saat droping air bersih ke wilayah terdampak kekeringan di Giri sasak, Kuripan. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (suara NTB) – Wilayah Lombok Barat (Lobar) mulai dilanda kekeringan. Meskipun kondisi Lanina, namun daerah yang berada pada dataran tinggi mengalami kekeringan. Salah satunya, desa Giri Sasak kecamatan Kuripan.

Pihak desa setempat mengajukan permohonan bantuan air bersih ke Pemkab. Pihak Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) pun mendroping air bersih ke desa setempat.

Kepala Dinas Damkar Lobar, M. Syahlan menerangkan sejauh ini baru satu surat permohonan bantuan air bersih dari desa yang dilanda kekeringan. “Sampai dengan saat ini, yang mengalami kekeringan , di daerah agak kurang hujan dan   kondisi alamnya yang setiap tahun kekurangan air seperti di Giri Sasak sudah ada yang minta droping air. Dan sudah kami kirimkan,”kata Syahlan, Kamis, 14 Juli 2022.

Dikatakan, warga meminta dua tangki, namun baru satu tangki sudah didroping karena satu tangki belum ada tempat menampung air. “Mereka masih cari tandon atau penampungan air,” imbuh dia.

Pihaknya sendiri dalam penanganan kekeringan, turut serta membantu OPD teknis terkait. Karena bagaimana pun ini menyangkut urusan kemanusiaan juga. Ia berharap dengan kondisi cuaca Lanina ini, cadangan air di sumur warga bisa bertahan lama. Sehingga tidak banyak yang mengalami kekurangan air akibat kekeringan.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lobar, Hartono Ahmad mengatakan sejauh ini belum ada permohonan air bersih dari desa yang masuk ke BPBD. “Kami minta bersurat ke kami, nanti kami koordinasikan untuk droping air bersih,” imbuh dia.

Terkait penanganan distribusi air bersih untuk penanganan kekeringan, diakuinya tidak ada anggaran. Namun demikian pihaknya bisa berkoordinasi dan meminta bantuan kepada provinsi untuk droping air bersih. “Kalau kami ndak ada anggaran, tapi kami bisa koordinasi dengan provinsi untuk droping air,” ujarnya. (her)