Konektivitas Kawasan Wisata, Pemkab Lobar Hibahkan Empat Kendaraan Senilai Rp2,4 Miliar kepada Desa

0
Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid didampingi Sekda, H. Baehaqi dan Kadishub HM. Najib menyerahkan kendaraan kepada kepala desa. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Pemkab Lombok Barat memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp2,4 miliar untuk pengadaan empat unit kendaraan Microbus. Empat kendaraan ini untuk mendukung akomodasi menuju kawasan pariwisata, termasuk Desa Wisata di Lobar. Sehingga akomodasi ke ke desa-desa wisata ini, lebih mudah diperoleh.

Bus kecil berkapasitas 17 penumpang yang dihibahkan Dinas Perhubungan (Dishub) Lobar kepada desa, Kamis, 14 Juli 2022 dilakukan penyerahan. Hibah yang diberikan dari Dishub kepada Desa itu diserahkan kepada Bumdes itu dikelola bekerjasama dengan Koperasi Angkutan.

Penyerahan itu disaksikan langsung Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid beserta jajaranya di Kantor Dishub setempat. Desa yang menerima hibah itu Desa Pelangan untuk melayani rute Terminal Lembar-Labuan Tereng- Gili Mas-Eyat Mayang dan Sekotong Tengah-Pelabuhan Tawun- Pelabuhan Tembowong- Pelangan-Batu Putih dan Bangko-Bangko.

Kemudian untuk Desa Lembar Selatan rute Terminal Lembar – Kebon Ayu- Perampuan- Meninting, Desa Babussalam Gerung rute Terminal Narmada- Batu Kuta- Tanah Beak- Montong Are- Kediri-kuripan utara-Kuripan- Giri Sasak-Babussalam- Jalan Soekarno Hatta- Pasar Gerung dan terminal Lembar.

Sedangkan untuk unit terakhir diserahkan kepada Desa Narmada untuk melayani ruta Terminal Narmada- Suranadi- Sesaot- Sedau- Keru dan Kembali ke Narmada. “Jadi operasional ini dalam rangka mendukung kawasan wisata yang ada di Lombok Barat,” terang Kepala Dishub Lobar, HM Najib.

Dana hibah untuk empat unit bus kecil itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2021. Nantinya pengelolaanya termasuk penentuan tarif akan ditentukan oleh pihak Bumdes bersama Koperasi Angkutan yang berkerjasama. “Nah antara Bumdes dan Koperasi Jasa Angkutan ada kerjasama untuk pengelolaan bagi hasil. Jadi itu kita harapkan mereka bisa menerima hasil,” jelasnya.

Meski nantinya untuk tarif itu ditentukan oleh Koperasi jasa angkutan, namun Najib menegaskan akan sesuai dengan regulasi. Dengan adanya bus itu pihaknya ingin menghidupkan kembali gairan masyarakat untuk mengunakan tranportrasi umum darat. Sebab tak dipungkir sejauh ini transportrasi umum darat sudah mulai minim. Disamping dihajatkan untuk mendongkrak pelayanan wisata desa di Lobar.

“Sehingga kita hibahkan untuk empat desa yaitu Desa Pelangan, Babussalam, Lembar Selatan dan Narmada untuk melayani rute-rute yang sudah disampaikan tadi diharapkan untuk mendongkrak kawasan wisata,” katanya. Lantas bagaimana dengan halte bus pemberhentian di rute itu? Najib mengatakan untuk sementara akan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Bus itupun akan segera dioperasikan setelah pengurusan izin kendaran diselesaikan.

“Itu sambil jalan, kita juga masih menguruskan plat karena mobil itu yang masih plat merah untuk dirubah ke plat kuning, setelah itu baru beroperasi sesuai rute yang sudah ditetapkan,” pungkasnya. Sementera itu, Bupati Lobar, H Fauzan Khalid berpesan kepada yang menerima hibah itu untuk bertanggungjawab atas kendaraan tersebut. Bahkan mengingat tujuan kendaraan itu untuk kebutuhan masyarakat akan tranportasi umum darat. “Karena Bumdes bertanggungjawab kepada desa dan desa bertanggungjawab atas Dinas Perhubungan,” tegasnya.

Hasil dari pengelolaan kendraan yang akan diterima Bumdes itu diharapkan juga bisa kembali dirasakan masyarakat untuk membangun desa. Sebab Fauzan menegaskan pengelolaan moda trasportrasi itu bukan murni bisnis. Namun untuk mempermudah arus trasportrasi masyarakat. “Keuntungan itu kembali kepada masyarakat kita. Dan hasilnya itu juga saya berharap dipergunakan juga untuk merawat dan memelihara kendaraan ini,” imbaunya.

Tak dipungkiri Fauzan, sejauh ini ketersediaan moda trasportarsi darat pedesaan  untuk masyarakat sudah mulai jarang. Bahkan jikapun ada kondisinya pun dinilai tak layak. Sehingga pihaknya ingin hadir untuk memudahkan kebutuhan masyarakat didesa. Pengadaan kendaraan bus inipun rencananya akan kembali dianggarkan Pemkab Lobar pada tahun depan. Bahkan sebanyak 6 microbus akan diadakan. “Sebanyak empat unit akan diserahkan ke Desa dan dua dipergunakan Pemkab Lobar untuk operasional pemkab,” pungkasnya. (her)